MENYUSUN INSTRUMEN PENELITIAN

Instrumen baku yang digunakan untuk penelitian di bidang sosial, keperilakuan, SDM umumnya sulit ditemukan sehingga peneliti perlu membuat sendiri instrumen yang akan digunakan dalam penelitiannya. Proses penyusunan instrumen ini juga terkait erat dengan konseptualisasi, operasionalisasi dan empirikal variabel

A. Tahapan Konseptualisasi variabel (definisi konseptual)

Tahapan ini merupakan langkah awal untuk menyusun instrumen dimana peneliti merumuskan konsep atau definisi yang masih bersifat umum dari berbagai sumber.

Contohnya :

Motivasi didefinisikan sebagai kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan perusahaan (Mangkunegara, 2005:61). Motivasi juga didefinisikan oleh Nawawi (2001 : 351), bahwa sebagai motif (motive) yang berarti dorongan, sebab atau alasan seseorang melakukan sesuatu.

Dari dua definisi ini, motivasi dapat disimpulkan sebagai energi, daya dorong, atau penyebab seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam kaitannya dengan kerja, maka motivasi kerja merupakan energi, daya dorong, atau penyebab seseorang untuk bekerja.

B. Tahapan Operasionalisasi

Pengertian yang dijelaskan oleh Neuman (2000:161) tentang operasionalisasi variabel adalah proses mengaitkan definisi konseptual dengan seperangkat teknik pengukuran. Lebih lanjut, Neuman menyatakan bahwa operasioalisasi variabel dapat dinamakan construct’s operational definition (definisi operasional) yang dapat berupa kuesioner.

Tahap operasionalisasi merupakan langkah lanjutan setelah peneliti mendapatkan suatu definisi yang jelas pada tahap konseptualisasi. Sehingga, tahap operasionalisasi adalah tahap dimana definisi konseptual tersebut dikembangkan lebih spesifik dalam bentuk indikator-indikator yang dapat digunakan untuk mengukur variabel.

Contohnya : (Operasionalisasi variabel oleh Sekaran, 2003:179)

Setelah diperoleh definisi konseptual mengenai motivasi kerja, maka motivasi kerja dioperasionalisasikan ke dalam lima dimensi pengukuran yaitu :

  1. Perilaku digerakkan oleh kerja
  2. Tidak suka bersantai
  3. Tidak suka ketidakefektivan
  4. Menyukai tantangan moderat
  5. Menyukai umpan balik

Lima dimensi ini selanjutnya dipecah lagi meliputi :

  1. Perilaku digerakkan oleh kerja, indikatornya adalah :
    1. Bekerja secara konstan
    2. Tidak menyukai cuti
    3. dst
  2. Tidak suka bersantai, indikatornya adalah :
    1. Memikirkan pekerjaan meski sedang dirumah
    2. Tidak memiliki hobi
    3. dst
  3. dst

C. Tahapan Mengembangkan Pertanyaan

Setelah tahapan konseptual dan operasional dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah mengembangkan pertanyaan dari butir-butir dimensi dan indikator yang dijelaskan dalam operasionalisasi variabel (dalam bentuk kisi-kisi). Artinya, jika tahap operasionalisasi sudah dilakukan maka pembuatan pertanyaan akan mudah dilakukan.

D. Tahap Ujicoba Kuesioner

Tahap ujicoba perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa baik kuesioner yang sudah dibuat. Artinya sebelum kuesioner benar-benar disebarkan perlu diujicobakan untuk mengetahui tingkat kesulitan, lamanya waktu, validitas dan reliabilitas variabel.

Contoh Angket Motivasi kerja Download di sini

Contoh Lembar Evaluasi Kinerja Download di sini

About these ads

Posted on January 24, 2010, in METODOLOGI PENELITIAN and tagged . Bookmark the permalink. 12 Comments.

  1. selamat siang , saya mau bertanya.
    sumber buku nya apa ya untuk teori pengertian motivasi di atas? bisa tolong di jelaskan
    terima kasih pak.

  2. syalom pak, saya sedang mencari teori tentang mediasi. saya minta tolong utk email jika bapak punya. trimakasih

  3. annisa zuffry ismaya

    pak, aku ga bisa download contoh metode penelitian di laman ini.. Judul skripsiku analisis pengaruh insentif terhadap kinerja pegawai..
    Sampel 30orang,, bgmn menentukan uji validitas dan reliabilitas yg tepat u/ mengujinya??? Makasii u/ responnya ya pak.. :)

  4. Respon siswa yang dilihat dari pembelajaran metode pemecahan masalah dan metode tanya jawab dalam angket apa-apa saja ya pak?
    mohon bantuannya.
    terima kasih.
    boleh dibalas ke email sy saja.

    • Asswrwb. pak, saya ga bisa download contoh metode penelitian di laman ini. Judul skripsi saya Pengaruh intensitas penggunaan internet terhadap kreatifitas belajar siswa. Sampel 30orang,, bgmn menentukan uji validitas dan reliabilitas yg tepat u/ mengujinya? Mohon jawaban bapak ke email saya Terima kasih sebelumnya atas respon dan jawabannya bapak.

  5. ass..pak bisa tidak di tampilkan tentang istrumen penelitian metode resitasi,,,trimakasih

  6. TRI RETNANI PURNAMA SARI

    definisi motivasi kerja menurut hezberg ada ga ?

  7. pa kl untuk mengeukur motivasi kerja perawat pakai teori apa yang paling relevan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: