Motivasi Kerja (edit)
I. Definisi
Robbins dan Judge (2007) mendefinisikan motivasi sebagai proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan.
Selanjutnya, Samsudin (2005) memberikan pengertian motivasi sebagai proses mempengaruhi atau mendorong dari luar terhadap seseorang atau kelompok kerja agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan. Motivasi juga dapat diartikan sebagai dorongan (driving force) dimaksudkan sebagai desakan yang alami untuk memuaskan dan memperahankan kehidupan.
Mangkunegara (2005,61) menyatakan : “motivasi terbentuk dari sikap (attitude) karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation). Motivasi merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang pro dan positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja maksimal”.
Berdasarkan pengertian di atas, maka motivasi merupakan respon pegawai terhadap sejumlah pernyataan mengenai keseluruhan usaha yang timbul dari dalam diri pegawai agar tumbuh dorongan untuk bekerja dan tujuan yang dikehendaki oleh pegawai tercapai.
II. Teori Motivasi
Secara garis besar, teori motivasi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguat (reinforcement theory)
Teori Hierarki Kebutuhan Maslow
Kebutuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kesenjangan atau pertentangan yang dialami antara satu kenyataan dengan dorongan yang ada dalam diri. Apabila pegawai kebutuhannya tidak terpenuhi maka pegawai tersebut akan menunjukkan perilaku kecewa. Sebaliknya, jika kebutuhannya terpenuhi amak pegawai tersebut akan memperlihatkan perilaku yang gembira sebagai manifestasi dari rasa puasnya.
Kebutuhan merupakan fundamen yang mendasari perilaku pegawai. Karena tidak mungkin memahami perilaku tanpa mengerti kebutuhannya.
Abraham Maslow (Mangkunegara, 2005) mengemukakan bahwa hierarki kebutuhan manusia adalah sebagai berikut :
- Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan untuk makan, minum, perlindungan fisik, bernapas, seksual. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan tingkat terendah atau disebut pula sebagai kebutuhan yang paling dasar
- Kebutuhan rasa aman, yaitu kebutuhan akan perlindungan diri dari ancaman, bahaya, pertentangan, dan lingkungan hidp
- Kebutuhan untuk rasa memiliki (sosial), yaitu kebutuhan untuk diterima oleh kelompok, berafiliasi, berinteraksi, dan kebutuhan untuk mencintai serta dicintai
- Kebutuhan akan harga diri, yaitu kebutuhan untuk dihormati dan dihargai oleh orang lain
- Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri, yaitu kebutuhan untuk menggunakan kemampuan, skill dan potensi. Kebutuhan untuk berpendapat dengan mengemukakan ide-ide, gagasan dan kritik terhadap sesuatu
Teori Keadilan
Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat kerja seseorang, jadi perusahaan harus bertindak adil terhadap setiap karyawannya. Penilaian dan pengakuan mengenai perilaku karyawan harus dilakukan secara obyektif. Teori ini melihat perbandingan seseorang dengan orang lain sebagai referensi berdasarkan input dan juga hasil atau kontribusi masing-masing karyawan (Robbins, 2007).
Teori X dan Y
Douglas McGregor mengemukakan pandangan nyata mengenai manusia. Pandangan pertama pada dasarnya negative disebut teori X, dan yang kedua pada dasarnya positif disebut teori Y (Robbins, 2007).
McGregor menyimpulkan bahwa pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.
Teori dua Faktor Herzberg
Teori ini dikemukakan oleh Frederick Herzberg dengan asumsi bahwa hubungan seorang individu dengan pekerjaan adalah mendasar dan bahwa sikap individu terhadap pekerjaan bias sangat baik menentukan keberhasilan atau kegagalan. (Robbins, 2007)
Herzberg memandang bahwa kepuasan kerja berasal dari keberadaan motivator intrinsik dan bawa ketidakpuasan kerja berasal dari ketidakberadaan faktor-faktor ekstrinsik. Faktor-faktor ekstrinsik (konteks pekerjaan) meliputi : (1) Upah, (2) Kondisi kerja, (3) Keamanan kerja, (4) Status, (5) Prosedur perusahaan, (6) Mutu penyeliaan, (7) Mutu hubungan interpersonal antar sesama rekan kerja, atasan, dan bawahan
Keberadaan kondisi-kondisi ini terhadap kepuasan karyawan tidak selalu memotivasi mereka. Tetapi ketidakberadaannya menyebabkan ketidakpuasan bagi karyawan, karena mereka perlu mempertahankan setidaknya suatu tingkat ”tidak ada kepuasan”, kondisi ekstrinsik disebut ketidakpuasan,atau faktor hygiene. Faktor Intrinsik meliputi : (1) Pencapaian prestasi, (2) Pengakuan, (3) Tanggung Jawab, (4) Kemajuan, (5) Pekerjaan itu sendiri, (6) Kemungkinan berkembang. Tidak adanya kondisi-kondisi ini bukan berarti membuktikan kondisi sangat tidak puas. Tetapi jika ada, akan membentuk motivasi yang kuat yang menghasilkan prestasi kerja yang baik. Oleh karena itu, faktor ekstrinsik tersebut disebut sebagai pemuas atau motivator.
Teori Kebutuhan McClelland
Teori kebutuhan McClelland dikemukakan oleh David McClelland dan kawan-kawannya. Teori ini berfokus pada tiga kebutuhan, yaitu (Robbins, 2007) :
a) Kebutuhan pencapaian (need for achievement) : Dorongan untuk berprestasi dan mengungguli, mencapai standar-standar, dan berusaha keras untuk berhasil
b) Kebutuhan akan kekuatan (need for pewer) : kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
c) Kebutuhan hubungan (need for affiliation) : Hasrat untuk hubungan antar pribadi yang ramah dan akrab.
III. Model Pengukuran Motivasi
Model-model pengukuran motivasi kerja telah banyak dikembangkan, diantaranya oleh McClelland (Mangkunegara, 2005:68) mengemukakan 6 (enam) karakteristik orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi, yaitu : (1) Memiliki tingkat tanggung jawab pribadi yang tinggi, (2) Berani mengambil dan memikul resiko, (3) Memiliki tujuan realistik, (4) Memiliki rencana kerja yang menyeluruh dan berjuang untuk merealisasikan tujuan, (5) Memanfaatkan umpan balik yang konkrit dalam semua kegiatan yang dilakukan, dan (6) Mencari kesempatan untuk merealisasikan rencana yang telah diprogramkan.
Edward Murray (Mangkunegara, 2005,68-67) berpendapat bahwa karakteristik orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi adalah sebagai berikut : (1) Melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya, (2) Melakukan sesuatu dengan mencapai kesuksesan, (3) Menyelesaikan tugas-tugas yang memerlukan usaha dan keterampilan, (4) Berkeinginan menjadi orang terkenal dan menguasai bidang tertentu, (5) Melakukan hal yang sukar dengan hasil yang memuaskan, (6) Mengerjakan sesuatu yang sangat berarti, dan (7) Melakukan sesuatu yang lebih baik dari orang lain.
Tulisan terkait
Cara sederhana memotivasi bawahan
Motivasi dalam Pendekatan Diagnosig (teori pengharapan Vroom)
Referensi :
Anwar Prabu Mangkunegara. 2005. Evaluasi Kinerja. Bandung : Refika Aditama
Robbbins dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi, Buku 1 dan 2. Jakarta : Salemba Empat
Sadili Samsudin. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung Pustaka Setia.
Pingback: Teori Motivasi | Nurlailatulrmd's Journal
pak saya tertarik dengan tulisan bapa, bagus sekali tulisannya. selain itu saya juga sedang membuat TA yang berjudul “pengaruh tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja pegawai”. tapi pa, saya kesulitan untuk menguraikan variabel tunjangan kinerja agar menjadi indikator pengukurannya pa. mohon petunjuknya ke agungsuangsawinata@yahoo.com
Salam hormat,
maaf Pak saya mau tanya, saya meneliti tentang motivasi kerja auditor sebagai variabel terikat, apakah teori dari McClelland bisa dijadikan referensi?
lalu bagaimana cara menentukan indikator dan ukurannya?
tolong penjelasannya.
lihamdani.yusuf@gmail.com
Mohon ma’af pak, minta arahan N bimbingannya… ini saya dalam proses skripsi judul “Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Motivasi kerja karyawan”.
1. apakah motivasi kerja itu bisa dikatakan semangat kerja?.
2. seperti apa dan bagaimana pengaruh positif & signifikan antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap motivasi kerja karyawan (baik itu secara parsial maupun bersama-sama)?.
email saya usyieiddaey@gmail.com
Terima kasih….
pak sy sedang buat skripsi tntng motivasi kerja bgi siswa smk..apa saja indikator motivasi kerja dr ketiga refrensi diatas..mhon bantuanny pak jwbnny dkrm ke ihsanamri@ymail.comm..sblmny sy ucpkn bnyk trimaksih
Pingback: STUDI KASUS TENTANG KONFLIK ORGANISASI « zonanisa
pa,, saya lagi buat skripsi dengan judul pemberian motivasi lurah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai,, apa saja sih pa indikator dari disiplin kerja itu,, tolong dibantu ya pa ….
pak minta pengertian sampe indikator-indikatornya tentang motivasi dan juga prestasi kinerja dari buku stephen m robbins dong ke ginanjarangga61@yahoo.co.id
Terima kasih atas jawabannya,, sangat membantu.
pak… saya sedang membuat proposal tentang “pengaruh tunjangan kinerja daerah terhadap motivasi kerja pns”
pada landasan teori pelu dijelaskan atau hanya teori apa yang mau digunakan?
kirim ke email yah pak fadlybleweran@yahoo.com tks
pak,, saya sedang membuat proposal penelitian tentang ” pengaruh tunjangan kinerja daerah terhadap motivasi kerja pns”
1. dalam landasan teori apa perlu saya jelaskan tentang definisi dari para ahli atau hanya teori-teori apa yang saya akan gunakan?
2. dalam tehnik analisis data, bagaimana ya pak,, masih belum faham..
terima kasih ya pak, mohon balasannya via email yah pak : fadlybleweran@yahoo.com
sudah saya jawab via email..thanks
pak, mohon bantuan nya ya.
sy sedang dalam Skripsi dgn judul peranan pimpinan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan.
sy sangat bingung dengan teori motivasinya, dalam buku apa sy bisa mendapatkan tentang teori motivasi .?
semua buku perilaku organisasi ada bahasan motivasinya…termasuk juga kepemimpinan..
khusus kepemimpinan..buku yang paling komplit adalah buku Yukl. 2005. Kepemimpinan Dalam Organisasi. Jakarta : Indeks.
pak mohon dibantu, saya mau buat skripsi judul pengaruh disiplin pns terhadap motivasi kerja pegawai, kira2 referensi bukunya apa saja, mohon pencerahannya, trims
1. Materi tentang disiplin itu minim..saya tidak punya referensi yang spesifik membahas masalah disiplin…
2. Disiplin terhadap motivasi…apakah tidak terbalik ?? motivasi yang mempengaruhi disiplin…?
Pingback: Teori Organisasi Umum 1 (pertemuan 7-8) « sofiaribowo
Pak saya mau bikin skripsi judulnya pengaruh motivasi kerja dan upah terhadap produktivitas karyawan, buku referensi yg bagus apa saja??
Terima kasih
Pingback: Konflik organisasi | rajarayuprabawati
pak apa bedanya teor-teori motif dan teori-teori motivasi
kalo dari definisinya tidak ada perbedaan…
Tapi penjelasannya lebih lanjut silahkan dipelajari di buku psikologi…
Pak, adakah korelasi antara employee relations dan motivasi kerja karyawan?
kalau ada apa saja variabel pengukur untuk motivasi kerja karyawan?
farahfar15@yahoo.com
pak,saya ingin menanyakan tentang motivasi saya sedang menyusun skripsi yang berjudul “pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan” gadingozil@yahoo.com
yang mau ditanya apanya mas ?
mas saya mau nanya, saya mau bikin skripsi tentang pengaruh insentif terhadap motivasi kerja, nah untuk dimensi dan indikatornya yang tepat kira kira apa ya mas ?
untuk insentif…coba pelajari komponen-komponen insentif yang diberikan oleh perusahaan..lalu ukur kepuasan karyawan atas komponen insentif tsb..
untuk motivasi..banyak teorinya…artikel di atas itu ada indikator motivasinya…
thanks
pak tolong dibantu.. saya mau bikin skripsi tentang pengaruh motivasi kerja karyawan terhadap penjualan, tolong kirimkan referensi buku yang bgus ke email saya….thank’s….
email send
thanks
Selamat malam pak !! saya mw tanya untuk teori motivasi yang cocok untuk Kinerja karyawan apa ya? judul skripsi saya adalah pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan..
terima ksh sebulumnya pak untuk menjawab.!
McClelland..
Thanks
pengaruh motivasi kerja dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan
pak, maaf merepotkan .. saya ingin menanyakan buku referensi apa yang cocok jika saya mengambil judul skripsi tentang “pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja” .. mohon banget bantuannya …
kirim ke email saya Panji.anyund@gmail.com ya pak.
thx
Mas,maaf ya ngerepotin ni..saya lagi bingung untuk variabel motivasi,indikator apa yang dipakai sehingga nanti jawaban kuesionernya menjadi sangat puas,cukup puas dstnya terhadap variabel dependen (produktivitas kerja).makasi mas sebelumnya. email saya djocta@rocketmail.com
motivasi or kepuasan ?
karena jika jawabannya sangat puas, dst…itu lebih cenderung ke kepuasan…
banyak cara untuk mengukur motivasi,..salah satunya pernah saya posting di http://teorionline.wordpress.com/2010/01/24/menyusun-instrumen-penelitian/
thanks
Terima kasih mas artikel nya sangat membantu.
Saya minta tolong diberi petunjuk atau masukan ya mas..
Saya mau membuat tesis dengan judul Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan..
Kira2 indikator yang cocok apa ya Mas. Saya bingung sekali.
Tolong dibantu ya mas, kalau bisa balas via email.. Thanks a lot
indikatornya bisa pake teori McClelland itu…
thanks
Pak Terimakasih atas bahan nya , sangat membantu dalam persiapan tesis, saya sedang mencari indikator untuk mengukur pencapaian kemajuan suatu usaha UMKM cocoknya pakai teori yang mana ya, tolong blas ke email saudahwati@ymail.com
mohon maaf…teorinya belum ada di kepustakaan saya…
thanks
terimakasih buat artikelnya,sangat membantu..
bisa minta daftar pustakanya?
tolong kirim ke email saya..
terimakasih…
daftar pustaka sudah saya lengkapi di artikel di atas..
thanks
mlam pak. . saya juga mau dong dikirim jwaban pertanyaan2 ini
1. Variabel apa yang digunakana untuk mengukur kinerja + referensinya (biar mudah mencari literaturnya)
2. Variabel apa untuk mengukur kepemimpinan
3. variabel untuk mengukur kepuasan kerja
4. variabel untuk mengukur komitmen
5. variabel untuk mengukur motivasi,
tlong dkirim k email saya niaernia@ymail.com . mohon bntuannya. . terimakasih
udah saya jawab via email yah
pak,mau tanya nie,klo teori2 tentang pengalaman kerja bisa diliat dmna aja ya?atau dari teori ahli siapa ya?tolong ya pak…nie email saya muhammadprihandito@yahoo.co.id
dah di email …
thanks
mas, mintak rujukan buku tentang motivasi kerja dunk,.. soalnya saya bingung nich, apakah sama motivasi dengan motivasi kerja ? atau klo beda, apa perbedaannya. saya ingin penjelasan konsep yang jelas ttg motivasi kerja. kirim ke email saya ya mas. trims. windramadhiah@yahoo.com
dah saya email yah..
thanks
Selamat Sore tuan, Tolong di beri jawaban jika aku punya topik ” Pengaruh disiplin dan kemampuan Manajer terhadap Motivasi kerja anggota Polisi Maluku. dan bagaimana aku
bisa memulai latar Belakang nya dan menetukan Definisi kosetual dan definisi operasional
nya pak?
Gejala apa yang bisa lihat dari rendahnya motivasi…dari situ kemudian anda coba observasi kira-kira apa penyebabnya,,,(observasi or wawancara langsung..)
setelah penyebabnya anda ketahui..barulang coba perkuat dengan konsep teori..
contoh :
motivasi rendah dilihat dari tingkat absensi tinggi, bekerja asal2an…dst
lalu..cari penyebabnya..misal gaji kurang, pimpinan kurang memperhatikan bawahan, dst..
perkuat dengan teori dan penelitian terdahulu..
mengenai definisi operasional..bisa dibaca disini .
http://teorionline.wordpress.com/2010/01/24/menyusun-instrumen-penelitian/
teori siapa yang cocok untuk refrensi skripsi saya tentang motivasi kerja karyawan produksi?
tlong kirim d email saya
trimakasih….
McClelland lebih cocok…
thanks
mas,,, tlong d bntu yha,,, saya g ngerti nhe mw cari bahan dmna tentang kinerja karyawan,, teorinya serta faktor yang mempengaruhi nya,,, begitu juga dengan motivasi kerja mas,, landasan teori saya pake punya A.maslow yg hirarki kebutuhan,, tolong di bantu aspek2 nya mas pa jha,,,
bwat tugas akhir,, tolong bntuan nya mas,,,,,
ronypsy@gmail.com
dah saya bales ke imel yah..
thanks
mlm pak,
teori motivasi klasik (teori hierarki Abraham Maslow, Teori X dan Y, dan teori dua faktor dari Herzberg). Sementara teori kontemporernya ada teori kebutuhan McClelland, Teori evaluasi Kognitif, Teori persamaan Adam, Teori harapan Vroom, dan teori penetapan tujuan Locke.apakah teori ini tercantum pada buku Robbins dan Prof. Sondang Siagian?saya agak kesulitan mencari referensi mengenai teori sikap,apakah bpk bisa memberikan referensi yg bagus mengenai teori tsb?terimakasih
Robbins bahasannya lebih komplit dengan contoh kasus..
Tlng beri info ttg Indikator2 kepemimpinan, Kepuasan kerja dan motivasi kerja apa saja serta literaturnya/referensinyaThanks
sama seperti jawaban di bawah..tergantung teori yang dipake
Kepemimpinan (gaya = otoriter, demokratis, supportif), atau teori transformational leadership..
kepuasan kerja bisa diukur pake angket yang sudah banyak dibuat seperti MSQ (minnesota satisfaction Ques..), or lainnya
Motivasi bisa diukur berdasarkan teori kebutuhan motivasi (McClelland), atau teori lainnya
mas kalo indikator motivasi apa aj dan menurut siapa tlg bls ya thanks
tergantung teorinya..banyak kok…bisa pake teori McClelland (need of power, sosial, achievement)..atau indikator lain saya pernah kasih contohnya di http://teorionline.wordpress.com/2010/01/24/menyusun-instrumen-penelitian/
mw buku tentang komitmen organisasi dan motivasi kerja kepsek donk
materi komitmen organisasi dan motivasi bisa anda temukan di buku perilaku organisasi.
Robbins dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi. Jakarta : Salemba Empat
Kreitner dan Kinicki. 2005. Perilaku Organisasi. Jakarya : Salemba Empat
Atau
Sopiah. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta : Andi
atau dibuku-buku perilaku organisasi lainnya…
thanks
Mas, mau nanya donk teori yang cocok buat penelitian motivasi kerja dan prestasi kerja apa ya? bisa tolong dikirim ke email saya joseph_pku@yahoo.com? thank you mas..
dah saya bales ke email…thanks
Pak ,
Mohon bantuan untuk tesis saya:
Teori yang cocok dan variabel-variabel untuk mengukur motivasikerja dan iklim organisasi terhadap prestasi kerja.
terima kasih
pertanyaan saya :
1. Variabel apa yang digunakana untuk mengukur kinerja + referensinya (biar mudah mencari literaturnya)
2. Variabel apa untuk mengukur kepemimpinan
3. variabel untuk mengukur kepuasan kerja
4. variabel untuk mengukur komitmen
5. variabel untuk mengukur motivasi, tlg dijawab melalui email saya, berikut literaturnya, mohon dibantu ya untuk mengerjakan tugas akhir pendidikan, thanks
dah saya bales ke email yah…
mas saya bole minta data-data variabel diatas gak, email adek_qyu@yahoo.com
ok bangettt….. trus cara mengukur motivasi kerja staf gemana?? apa indikator2 nya?? bisa gak saya dikirimi jawabannya ke email saya. terima kasih.
malam mas, mau tanya
1. Bagaimana cara pengukuran tinggkat motivasi menurut teori herzberg?
2. Dari 5 jenis faktor instrisik (kepuasan), apabila seseorang yg termotivasi oleh 1 atau 2 jenis faktor instrinsik saja namun pengaruhnya kuat, bisa dikatakan motivasinya lbh rendah, bila dibandingkan dengan orang yang termotivasi oleh ke 5 (semua jenis faktor instrinsik) namun pengaruhnya sedang2 saja?
mohon penjelasannya ke email hamdanabe@yahoo.co.id
sob teori buat motivasi kerja yng cocok yang mana yah
kalo untuk pengukuran…saya liat orang sering pake teori motivasinya McClelland…
artikel yang sangat bagus…saya mau tanya,teori motivasi yang baik untuk penelitian motivasi kerja yang mana ya?terima kasih…mohon kirim di email saya ayoe_kerophee@yahoo.com
dah saya bales ke email yah..
Mengenai kutipan kutipan yang dijelaskan, untuk nama judul bukunya apa saja ya? Agar saya bisa mencarinya. Terima kasih.
disitu saya kutipkan 4 buku :
Robbins SP, dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi. Jilid 1-2. Edisi 12. Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta: Salemba Empat.
Sadili Samsudin. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung Pustaka Setia.
Siagian, SP, 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi 16. Jakarta: Bumi Aksara
Mangkunegara, Anwar Prabu., 2005. Evaluasi Kinerja SDM. Bandung : Refika Aditama.
selamat sian, boleh minta teori motivasi menurut para ahli.
thanks
ahlinya siapa mba’ ??…di situ udah saya tulis menurut Robbins dan Prof. Sondang Siagian.
Kalo teori-teori nya yang populer adalah teori motivasi klasik (teori hierarki Abraham Maslow, Teori X dan Y, dan teori dua faktor dari Herzberg). Sementara teori kontemporernya ada teori kebutuhan McClelland, Teori evaluasi Kognitif, Teori persamaan Adam, Teori harapan Vroom, dan teori penetapan tujuan Locke.
terima kasih…
Wahhh…
Kereeennn…
Lumayan buat materi ngerjain tugas makalah saya… ^^
terimakasih atas kunjungannya…
teori n buku tentang motivasi islami ada g pak?? terima kasih.
pak, kira2 motivasi kerja berpengaruh nda ya dg disiplin kerja guru? judul skripsi sy ini mdah di cari nda ya pak litelaturnya? email sya astriliana_02@yahoo.com