VARIABEL INTERVENING (Intervening Variable)

A. Definisi :

A variable which is postulated to be a predictor of one or more dependent variables, and simultaneously predicted by one or more independent variables. Synonym : mediating variable. (1)

A variable (as memory) whose effect occurs between the treatment in a psychological experiment (as the presentation of a stimulus) and the outcome (as a response), is difficult to anticipate or is unanticipated, and may confuse the results (2)

Menurut Tuckman (dalam Sugiyono, 2007) variabel intervening adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen menjadi hubungan yang tidak langsung dan tidak dapat diamati dan diukur. Variabel ini merupakan variabel penyela / antara variabel independen dengan variabel dependen, sehingga variabel independen tidak langsung mempengaruhi berubahnya atau timbulnya variabel dependen.

“A mediating variable is one which specifies how (or the mechanism by which) a given effect occurs between an independent variable (IV) and a dependent variable (DV).” (Holmbeck, 1997, p. 599).

Dari definisi ini, intervening (mediator) dikatakan memberikan pengaruh di antara IV dan DV. Dapat merubah hasil, persamaannya adalah mediator variabel / variabel perantara, sulit untukj diantisipasi, dll. Dimananakah posisinya ?? yaitu di tengah.

Perhatikan penjelasan berikut (cth variabel diambil dari buku Prof. Sugiyono, 2007) :

Penghasilan (IV)   —>        gaya hidup (M)         —>      harapan hidup (Y)

Dari gambar anak panah dapat diketahui bahwa :

  1. Penghasilan mempengaruhi gaya hidup.
  2. Gaya hidup mempengaruhi harapan hidup
  3. Karena adanya variabel gaya hidup ini maka hubungan yang terjadi antara penghasilan (X) ke harapan hidup (M) menjadi hubungan yang tidak langsung karena diperantarai gaya hidup (Y)

Penjelasan model ini dapat didownload pada artikel Paul Jose tentang Model Mediasi

B. PERBEDAAN VARIABEL MEDIATOR DENGAN MODERATOR

Ditinjau dari definisinya, variabel mediasi (intervening) dan moderator sama-sama mempengaruhi hubungan independen terhadap dependen, lalu dimana perbedaannya ??

Untuk menjelaskan hal ini saya kembali mengambil contoh dalam buku Prof. Sugiyono (2007:40-41) mengenai variabel dan paradigma hubungan.

Perhatikan dua model di atas ..ada dua perbedaan mendasar yaitu :

  1. Variabel mediator berada dalam satu jalur hubungan, moderator di luar
  2. Variabel mediator dipengaruhi IV dan mempengaruhi DV, moderator lebih banyak tidak
  3. dan…ciri khas variabel mediator (terutama dalam penelitian sosial/keperilakuan) adalah mudah berubah, misal  mood, emosi, rasa puas, benci, sedih, dll. Sedangkan moderator lebih susah berubah seperti kepribadian, usia, masa kerja, budaya, dll.

Paul Jose (2008) menjelaskan perbedaan dan kesamaan mediator dan moderator sebagai berikut :

 

Similarities:
  1. They both involve three variables;
  2. You can use regression to compute both;
  3. You wish to see how a third variable affects a basic relationship (IV to DV).
Differences:
  1. You create a product term in moderation; not in mediation;
  2. You don’t have to centre anything in mediation;
  3. Moderation can be used on concurrent or longitudinal data, but mediation is best used on longitudinal data.
  4. Graphing is critical for moderation; helpful for mediation.

Apa yang bisa disimpulkan dari model di atas :

  1. Pertama, stressor (penyebab stres) berakibat terhadap stres yang dirasakan. Stessor ditempatkan sebagai penyebab (independen), dan stres yang dirasakan ditempatkan sebagai mediator (M).
  2. Kedua, pada hubungan antara stressor dan stress yang dirasakan ini akan sangat dipengaruhi oleh salah satunya tipe kepribadian (misal tipe A). Mengapa demikian ??

Dalam kaitannya dengan pengalaman stres tersebut, beberapa ahli menyatakan bahwa kepribadian tipe A lebih mudah terkena stres. Hal ini dikarenakan pola perilaku tipe A cenderung lebih agresif dan ambisius (Johns, 1996). Sikap permusuhan individu tipe A juga lebih mudah muncul, dan mereka merasakan sangat pentingnya waktu. Pada umumnya, kepribadian tipe A ini tipe orang yang tidak sabar, sangat kompetitif, serta pikiran mereka dipenuhi oleh masalah-masalah pekerjaan (Gibson, 1996:356).

Dengan demikian, meski sumber stressnya sama..stres yang dirasakan oleh setiap orang akan berbeda tergantung kepada tipe kepribadian yang dimilikinya.

Lalu, stres yang dirasakan ini akan mempengaruhi perilaku pegawai (yang dalam hal ini dikonsepkan sebagai kinerja). Hubungan ini kembali dinaik turunkan oleh variabel moderator tipe kepribadian. Tipe kepribadian A yang dicirikan pribadi yang terburu-buru, berorientasi pada angka, meski dipercaya lebih mudah terserang stress namun bukti empiris membuktikan mereka memiliki kinerja lebih tinggi dibanding tipe kepribadian B.

C. KESIMPULAN AKHIR

Ada lima hal yang menurut Paul Jose membingungkan dalam menjelaskan variabel mediator dan moderator, yaitu :

 

  1. Moderation and mediation sound alike. It makes it seem that they are very similar, and or they derive from the same origin. They are somewhat similar (cousins), but they don’t come from the same place.
  2. Second, statistics textbooks typically do not do a very good job of explaining these two approaches. Exception: Howell (2006).
  3. Third, reports of moderation and mediation in the research literature are not always clear or accurately performed.
  4. Both are special cases of two separate broad statistical approaches: mediation is a special case of semi-partial correlations (path modeling) and moderation is a special case of statistical interactions (from ANOVA). Both are included under GLM, but this is not usually appreciated.
  5. It’s not entirely clear what distinguishes a moderating variable from a mediating variable. Can one a priori define mediating and moderating variables?

Memang membingungkan dan masih terus berkembang…

Referensi :

(1) http://www.microsiris.com/

(2) http://dictionary.reference.com/

Gibson, dkk. 1996. Organisasi Perilaku, Struktur dan Proses. Jakarta : Binarupa Aksara.

Kreitner dan Kinicki. 2005. Perilaku Organisasi. Jakarta : Salemba empat

Paul Jose. 2008. Workshop on Statistical Mediation and Moderation : Statistical Mediation. Victoria University of Wellington, 27 March, 2008. SASP Conference

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeta

Lihat juga :

http://davidakenny.net/cm/mediate.htm

http://davidakenny.net/cm/moderation.htm

About these ads

Posted on March 15, 2010, in METODOLOGI PENELITIAN, PERILAKU ORGANISASI, STRES KERJA, Uji Mediasi Moderasi and tagged . Bookmark the permalink. 158 Comments.

  1. mlam pak ini saya maya mau tanya saya skripsi dengan judul pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja dengan status sosial ekonomi sebagai mediasi kira kira status sosial ekonomi bisa jadi variabel intervening ny ga ya?terus uji apa yang harus saya gunakan .terimakasih

  2. Pak tolong bantu saya, kalo variabel yg ada itu : masa kerja, pelatihan, kompensasi dan kinerja. gimana seharusnya model analisis jalur yang saya buat pak? dan yang mana termasuk hubungan langsung dan tidak langsungnya ?
    tolong kirim ke email saya ya pak : made.culun@gmail.com
    trimakasih banyak.

  3. Aslm. pak ,saya mahasiswi th akhir sdg menyusun skripsi dg judul “pengaruh ukuran perusahaan dan struktur modal thd earning response coefficient (erc)”, dimana var,. independen = ukuran perusahaan, dependen = erc, dan struktur modal sbg var.intervening. slh satu faktor yg mmpgruhi struktur modal adl ukuran perush. tknik analiss dtnya mengunakan analisis jalur. apkah konsep sy sudah tepat pak ? dan rumusan mslh sy ada 3 :
    1. sejauh mana pengaruh ukuran perush.thd erc
    2.sejauh mana pengaruh struktur modal thd erc
    3. sejauh mana pngruh ukuran perush thd erc melalui struktur modal?
    apakh sudah bnr seperti itu pak? dari rumusan mslh di atas,struktur modal juga berperan sbg var.independent kan pak?bolehkah sperti itu? dan jenis penelitian sy trmasuk penlitian kausatif,gmn mnrut bapak?
    mhon jwbnny ya pak..trma kasih sblumnyaa,

  4. Selamat Siang,
    Saya menyusun Skripsi saya dengan metode Path Analysis.
    Judulnya “Analisis Pengaruh Store Atmosphere (X) terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (Y) dan dampaknya terhadap Minat Pembelian Ulang (Z)”
    X –> Y –> Z
    Apakah konsep Variabel di atas sudah tepat?

    untuk Tujuan Penelitian
    X –> Y
    X –> Z
    Y –> Z
    Apakah sudah cukup, atau perlu ditambah dengan X Y –> Z ?

    Apakah sudah tepat jika Judul tersebut di-uji dengan Path Analysis?
    Jika iya, apakah perlu dilakukan:
    1. Uji Asumsi Klasik
    2. Analisis Gap
    3. Uji Diagram Kartesius
    Trimakasih banyak Pak atas Penjelasannya!
    Salam

  5. mlam mas,,, saya smter ini lgi program skripsi,saya tertarik dengan judul pengaruh pemberian insentif terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai variabel moderating/intervening,, menurut mas variabelnya bagus mnggunakan variabel apa?mohon bantuan pemikirannya

    saya tnggu balsnx di email edwinliyan@yahoo.com ,,thanks

  6. pak judul skripsi saya pengaruh X terhadap Y dengan Z sebagai variabel intervening
    saya menggunakan path analisis,,, apakah pengujiannya secara parsial atau simultan,,, dan contohnya seperti apa?
    terimaksih pak.

  7. pak saya mau tanya tentang laporan audit terdahulu, representasi masalah terhadap perencanaan audit menggunakan variabel interveningnya apa ya pak?
    tolong kirim ke email saya pak: syragrace24@gmail.com

  8. Ass.. Pak tema tesis saya kepemimpinan, kompensasi, motivasi terhadap disiplin kerja guru, harus pake variabel moderating atau intervening kira2 kerangka berpikirnya gimana pak ya? jika pake 3 variabel saja, berikut landasan teorinya pak….? ke email : wijaya.r.81@gmail.com
    trims pak

  9. pak kalo judul saya pengaruh Diklat dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening bisa nggak? trus alat yang akan saya gunakan regresi berganda?apa betul data saya ordinal trus di intervalkan mahon bantuannya ya pak thanks b4 ke email aja pak

  10. Pak sya mau tanya,
    Sy skrng lg mengerjakan skripsi yg judul ny ” pengaruh brand image harmes, lifestyle terhadap keputusan pembelian brand kw pada wanita karir” disini saya menggunakan 3 variabel, manggunakan variabel antara yaitu z,
    X: brand image
    Y: keputusan pembelian
    Z: lifestyle

    Brand image -> lifestyle -> keputusan pembelian

    Yg sya tnyakan, analisis statistik ap yg akan saya gunakan & boleh sya minta bantuan rumusny untuk analisis data, •♡ †hªnκ u (ˆ⌣ˆ‎ʃƪ)​’ bls via email aj y pak bunda_nadiya@yahoo.com

  11. saya mau tanya:
    1. Apakah klo variabel independent di run sekaligus dengan variabel mediating dan variabel dependent, bila hasilnya bahwa variabel mediating itu nilainya signifikan, apakah variabel mediasing itu boleh dianggap sebagai variabel mediasi?

  12. pak tolong bantu saya,, tolong kasih contoh judul tentang MSDM yang ada 2 variabel independentnya dan 1 dependent ditambah 1moderatornya ..
    jawab ke email saya saja ordinaryboy07@yahoo.com
    terima kasih

  13. pak..saya boleh minta contoh skripsi full yang menggunakan intervening variable??saya butuh sekali untuk bahan skripsi saya. trimakasih sebelumnya..saya tunggu segera pak.

  14. pak saya mau nanya,, bagaimana tekns analisi data jika sya mnggunakan variabel intervening pada judul “analisis dampak right issue terhadap return saham dan likuiditas saham” apakah bisa pak ?
    right issue –> return saham –> likuiditas saham ..?
    tolong bisa bls ke email ya pak,, bisa ??amalia_here@yahoo.com.. terimaksih :)

  15. pak, bisa kasih contoh beberapa judul untuk skripsi pemasaran gag yang menyangkut variabel intervening. biar ada gambaran buat bikin judul . makasih sebelumnya..

  16. pak, penelitian saya menempatkan motivasi kerja sebagai moderator terhadap kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. yang ingin saya tanyakan, bagaimana aplikasinya jika motivasi ditempatkan sebagai moderator dan bagaimana aplikasinya jika motivasi ditempatkan sebagai mediator?

    Jika merujuk pada pengertian motivasi itu sendiri, “dorongan yang menggerakkan seseorang untuk berperilaku”, maka penempatannya lebih pas sebagai moderator. karena dorongan itu sendiri dapat memperkuat ataupun memperlemah pengaruh yang ada.

    tapi jujur, jika ditanya mengapa tidak ditempatkan sebagai mediator? saya bingung menjawabnya pak…karena saya sendiri belum paham bagaimana aplikasi variabel mediator dan moderator dalam kasus saya ini.

    mohon pencerahannya pak, terima kasih.

    • Sederhana untuk menentukan apakah variabel itu bertindak sebagai moderator or mediator..kita sebut disini dengan istilah variabel “M”
      jika X berpengaruh terhadap “M”, dan “M” berpengaruh terhadap Y,,maka ia adalah mediator..
      Motivasi bisa bertindak sebagai moderator jika variabel X nya adalah kemampuan…tapi kalo kepuasan saya lebih cenderung menempatkannya sebagai mediator..karena kepuasan berpengaruh terhadap motivasi…
      Sebagai catatan..untuk ditempatkan sebagai mediator or moderator..anda tidak cukup hanya menggunakan penalaran / logika..tapi juga harus ditunjang dengan bukti empiris..

  17. Izin tanya Pak…TA saya judulny pengaruh Pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja dengan pengembangan karir sebagai variabel intervening, jadi sudah sesuai atau tidak pengembangan karir tersebut di posisi sebagai mediator? alat analisisnya apa? path atau regres? makasi

    • biasa aja..karena secara logika..pendidikan dan pelatihan memiliki efek ke pengembangan karir..
      yang jadi masalah itu..pengembangan karir ke kinerja ???
      Apakah dengan pengembangan karir yang baik kinerja akan meningkat ? atau sebaliknya..kinerja yang baik akan memiliki efek ke pengembangan karir ??
      Silahkan dicari lagi teori yang relevan…

      Thanks

  18. mohon bantuanya pak,
    bisa dkrm ke emal saya : ette0814@gmail.com
    ini saya yg menanyakan cara analisis data variabel intervening
    terimaksih, ettekusala

  19. Mohon bantuan nya pak..
    Saat ini sy sedang menulis tesis dengan judul “Pengaruh karakteristik peserta pelatihan dan karakteristik lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai melalui transfer pelatiahan.”
    Sy ambil transfer pelatihan sebagai variabel intervening,apakah ini sdh benar pak?
    sy agak bingung membedakan antara variabel intervening dengan variabel moderator
    Mohon bantuannya pak
    Thx

  20. Asw..pak kalau menghitung analisis data yang hanya menggunakan satu variabel..gimana ya langkah2nya dengan menggunakan SPSS 15.0??
    kirim ke email ajha ya pak frisyia@yahoo.com
    Makasih byk yaa Pak..

  21. pak, saya mau tanya penelitian saya berjudul Pengaruh ROA, EPS, Leverage, PDB, Nilai tukar terhadap return saham dengan beta saham sebagai variabel intervening pada perusahaan di jakarta islamic indeks, Apakah Beta saham bisa dijadikan variabel intervening??? bagaimana analisis datanya?? mohon dibalas ke email saya : faridatun.khasanah@gmail.com
    maturnuwun

  22. permisi pak ,mau tanya .kalo saya mau ambil judul pengaruh CSR thd loyalitas nasabah bank ,apa pake variabel intervening sikap nasabah ?
    jadinya CSR – sikap nasabah – loyalitas .
    trus nanti hipotesis sama perhitungannya gmana ya ?
    saya tunggu jawabannya .terimakasih .

    deviana_acc@yahoo.com
    dhee_tugas2@yahoo.com

    • kalo modelnya seperti itu..sikap adalah intervening…
      tapi loyalitas juga bukannya termasuk sikap juga ??
      coba ganti image kayaknya lebih bagus sebagai intervening

      Teknik yang dipake path analysis…

      thanks

  23. @lisajuni
    jika ditempatkan sebagai intervening modelnya seperti ini..
    Man Control System –> national culture –>dysfunctional behavior
    Sehingga
    MCS –> national culture (rasanya gak masuk akan MCS mempengaruhi national culture)
    National culture –> dysfuctional behav
    jadi memang lebih tepat ditempatkan sebagai moderator

  24. Maaf pak saya mau tanya, kira2 ada ngga teori yang menjelaskan bahwa budaya nasional mempengaruhi dysfunctional behavior?
    Mohon bantuannya kalo ada referensi, terimakasih :)

    • mohon maaf..saya gak punya rujukan teori tentang itu…

      thanks

      • Maaf mau tanya lagi, kalo misalnya saya mau replikasi penelitian orang lain, di judul dikatakan bahwa budaya nasional sebagai variabel moderating antara sistem pengendalian manajemen dan dysfunctional behavior, lalu di penelitian tersebut disarankan agar budaya nasional dijadikan sebagai var.intervening, apa saya harus ikuti saran itu untuk pengembangan penelitian? Trims

        • boleh aja sih,,,tapi menurut saya budaya lebih cocok dijadikan moderating dibanding intervening
          analogi intervening seperti ini
          Man Control System –> national culture –>dysfunctional behavior
          bisa kamu jelaskan bagaiman pengaruh MCS terhadap National Culture ?

          • budaya nasional mempengaruhi desain perusahaan dan kinerja karyawan terhadap pengendalian manajemen.
            dan kinerja karyawan ada pengaruhnya terhadap dysfunctional behavior.
            Tapi saya belum ketemu teori tentang pengaruh budaya nasional dengan dysfunctional behavior.
            Atau lebih baik saya tetap jadikan sbg var.moderating aja?

  25. apa perbedaan mediating variabel dan intervening variabel?

  26. mohon bantuannya ..
    saya memiliki judul tesis ” pengaruh penilaian prestasi kerja dan linkungan kerja terhadap semangat kerja dengan kepuasan sebagai varaibel intervening .”
    pertanyaan saya:
    1. metode analisa nya pake apa ? regressi ato sam
    bila pake regresi rumusnya pake apa ?
    mohon bantuannya
    alamat email saya robby080873@yahoo.com

    trima kasih

  27. Mas mohon bantuannya..
    saya sedang menulis Penelitian judulnya “pengaruh rasio keuangan dan struktur modal terhadap EVA” rencananya saya akan menambah kan 1 variabel lain sebagai moderating.
    penelitian dengan variabel moderating bisa menggunakan regresi berganda saja ga Mas dalam analisis datanya?? atau harus menggunakan Path/ SEM ?

  28. pak, saya memiliki judul skripsi “pengaruh kualitas layanan terhadap word of mouth” nah saya di beri tahu kalau saya harus menggunakan variabel intervening “kepuasan” untuk menghubungkan kedua variabel di atas,, nah nanti nya saya harus menggunakan metode penelitian seperti apa? mulai dari uji data hingga analisis data nya? terimakasih
    kurniadiu@gmail.com

  29. prilaku suami,prilaku istri,jumlah anak,motivasi kerja,,kepemimpinan-_. produksivitas kerja mas itu berarti judulnya penghasilan kepala rumah tangga,mohon bimbingannya askum

  30. Artikelnya ok banget, kebanyakan artikel tidak mencantumkah pendapat ahli, yang ini ok, mohon ijin copy untuk reference pribadi, terimakasih

  31. Pak, kalo judul saya”analisis pengaruh experiential marketing dan service quality terhadap customer satisfaction dan customer loyalty”, kira2 kepuasan itu sebagai intervening atau moderator? dan hipotesis yang cocok buat judul saya apa ya karena saya menggunakan path analisis. dan persamaan path analisisnya apa y pak?? mohon jawaban dan penjelasannya ya pak ke email saya polaris_imoet@yahoo.co.id terimakasi.

  32. pak saya mau tanya kalau variabel independenya itu kualitas prosuk, harga dan promosi kemudian variabel dependennya itu keputusan pembelian,apakah minat beli dapat dijadikan sebagai variabel intervening??
    jawabannya saya tunggu segera…..
    makasih

  33. Pak mohon bantuannya, judul penelitian saya “Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Switching nasabah melalui kepuasan yang dimoderasi oleh switching costs. Kualitas layanan sebagai variabel independen (X) —-> kepuasan sebagai variabel dependen (Y1) —–> switching nasabah sebagai variabel dependen (Y2) lalu switching costs sebagai variabel moderasi (Z) antara Y1 dan Y2..Menurut Bapak saya cocok menggunakan analisis apa? terimakasih sebelumnya..

    • pake rujukan ini aja
      Preacher, K. J., Rucker, D. D., & Hayes, A. F. (2007). Assessing moderated mediation hypotheses: Theory, methods, and prescriptions. Multivariate Behavioral Research, 42, 185-227

      Ada macro SPSS nya…jadi bisa langsung dianalisis..

      thanks

  34. mlm mas..saya mau tanya, tesis saya berjudul pengaruh penerapan pemeriksaan internal terhadap efektivitas struktur pengendalian intern dan kinerja keuangan variabel X= penerapan pemeriksaan internal yg terdiri dari 9 sub variabel (X1,X2,X3,X4,X5.X6,X7,X8,X9) variabel Y= effektivitas SPI, variabel Z=kinerja keuangan..pertanyaan saya model apa kah yg cocok? apakah path analysis dgn Y sbg variabel intervening?? bgmn gambar diagram jalur hubungannya? lalu jika sub variabel X yg 9 trsebut dijadikan dimensi sehingga hanya menjd variabel X saja dan hubungannya mnjd X-Y-Z apakah tetap menggunakan path analysis jg..??ataukah hanya menggunakan model regresi sederhana atau multiple regresi??lalu bgmn gambar diagram jalur hubungannya..??
    Mohon Bantuan Jawabannya…
    Terima Kasih..

  35. pak,,judul saya “pengaruh diiskriminasi gender dan hierarki jabatan terhadap profesionalitas auditor”
    metode analisis apa yang cocok??
    hierarki jabatan itu variabel intervening atau moderating??

  36. pak mau tanya judul tesis saya analisis pengaruh komunikasi, kompensasi terhadap kinerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. yg saya tanyakan apakah kepuasan kerja bisa dijadikan variabel intervening? mohon minta teori2 yang memperkuat masalah ini. terima kasih

    • banyak teori tentang itu..

      José R. Goris, (2007) “Effects of satisfaction with communication on the relationship between individual-job congruence and job performance/satisfaction”, Journal of Management Development, Vol. 26 Iss: 8, pp.737 – 752

      Jules Carrière, Christopher Bourque, (2009) “The effects of organizational communication on job satisfaction and organizational commitment in a land ambulance service and the mediating role of communication satisfaction”, Career Development International, Vol. 14 Iss: 1, pp.29 – 49

      Pincus. j. Davis. Communication Satisfaction, Job Satisfaction, and Job Performance. Human Communication Research, v1 2 n 3 p 395-419 Spr 1986

      dst

  37. maaf pak saya mau tanya lagi
    judul saya: hubungan motivasi belajar dan kesiapan belajar terhadap hasil belajar
    kesiapan belajar=v.intervening
    apakah rumusan masalahnya ttp menunjukkan korelasi?
    cara analisis jalur menggunakan spss it bgmana pak kalau seperti itu

    mksh

  38. Pak, saya mau tanya, jdul skripsi saya kn “Pengaruh Gender, Kepribadian Auditor, dan Situasi Audit trhdp Opini Audit dg Skeptisme Profesional sbg Variabel Intervening”. Apa jdul sya ini sdh tpat? Dan teori sya hnya da mngenai pngruh IV ke Var. Inter, dan pngaruh Var. Inter ke DV, sdngkan pngruh IV ke DV tdk ada. Apakah itu tdk apa2 Pak? Trima kasih sblumnya…

  39. maaf pak saya mau tanya
    penggunan path analysis/analisis jalur itu saat kapan?apakah hanya krn ada variabel intervening?
    trz untuk model yang digunakan pada path analysis itu brp pak? misalkan X->M->Y
    X= v. independen, M=v. intervening, Y=v.dependen, modelnya ky gimana pak?

    mksh

    • kalo dari definisinya..analisis jalur digunakan untuk menguji hubungan kausal, langsung dan tidak langsung…….
      jadi memang ada variabel intervening….
      modelnya terbagi dua yaitu bivariate model (seperti yang anda contohkan di atas) dan multistage multivariate model yang dibagi lagi menjadi correlated path model dan mediated path model..

      • berarti modelny jadi 3 y pak?bivariat 1+multivariat 2 gitu pak?
        bisa minta referensi buat mencari multistage multivariate??

        thaks..

  40. pak saya pernah baca jurnal pengaruh tqm, terhadap kinerja manajerial dengan sistem pengkuran kinerja dan sistem penghargaan. sebagai variabel moderating atau , kalau sebagai moderating alasanya apa ya pak?, saya pernah baca buku jogianto alasanya memakai moderating
    “karena diidentifikasikan dari penelitian sebelumnya mempunyai simpulan hubungan kausal yang hasilnya konflik, baik konflik signifikansinya maupun konflik arahnya, jika hal ini terjadi mungkin dikarenakan ada variabel lain yang memoderasi hubungan kausal”. tetapi saya kurang paham maksudnya, apa bapak bisa menjelaskan lebih simple? mohon bantuannya pak..

    • Alasan di atas cuma dugaan adanya moderator…namun kalo penempatan moderator itu sendiri disebabkan/dicirikan oleh :
      Pertama. Untuk menentukan ia moderator or bukan maka kamu perlu punya referensi yang menunjukkan ia sebagai moderator.
      Kedua. Dari sisi definisi, moderator adalah variabel yang mempengaruhi arah dan / atau kekuatan hubungan antara variabel independen atau prediktor dan variabel dependen atau kriteria. (Dave McKinnon)
      Ketiga. Moderators tend to be variables that are relatively immune to change over time (personality trait, gender, ethnic group, etc.). (Paul Jose, 2008)

      Thanks

  41. Pak, kebetulan skripsi saya memiliki model yang sama dengan gambar hubungan stress dan kepribadian terhadap kinerja karyawan. pertanyaan saya, metode apa yang sebaiknya saya pakai dengan 1 variabel independen, 1 variabel dependen, 1 variabel mediator, dan 1 variabel moderator seperti itu?

    terima kasih.

    • bisa pake ini ya..
      Preacher, K. J., Rucker, D. D., & Hayes, A. F. (2007). Assessing moderated mediation hypotheses: Theory, methods, and prescriptions. Multivariate Behavioral Research, 42, 185-227

  42. pak saya mau tanya lebih detail dari variabel intervening…
    kalau setahu sy pada analisis data itu kan pake uji syarat y pak, kl variabelnya independen+dependen it uji syaratnya normalitas, independen dan linearitas
    nah kalo menggunkan variabel independen, intervening dan dependen, uji syaratny itu sm atau beda?
    dan saya minta penjelasan regresi+korelasi yang gimana, kalu menggunakan variabel intervening?
    tlg penjelasannya lg pak…yang lebih detailny giman dan refrensi lain yang bisa jadi acuan tentang variabel intervening

    terima kasih sebelumny…

  43. sore Mas…
    saya mau tanya, apa intervening bisa pake model regresi yang diregres 2 kali ?? (x–>y–>z) y=variabel intervening
    klo bisa, apa ada teori yang mendukung pernyataan itu ?? terima kasih sebelumnya ya Mas…

  44. Mau tanya.,klo saya mau membahas tentang stress kerja dan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja karyawan, lalu saya ingin menambahkan variabel “budaya organisasi”.
    Apakah budaya organisasi ini sebaiknya dijadikan variabel mediator atau moderasi ya?
    Mohon masukannya.
    Terima kasih.

  45. pak judul saya Pengaruh Job Stressors Terhadap Employee Strains Bagian Produksi PT.X Melalui Perceived Organizational Support, sebaiknya pos tersebut menjadi intervening atau moderator??? mohon penjelasannya

  46. Pak, kalo judul saya”analisis pengaruh gaya kepem dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan”, kira2 kepuasan itu sebagai intervening atau moderator? dan hipotesis yang cocok buat judul saya apa ya karena saya menggunakan path analisis. dan persamaan path analisisnya apa y pak?? mohon jawaban dan penjelasannya ya pak ke email saya donitajur@ymail.com. terima kasih.

  47. PAK MAU MINTA IDE,,kira-kira apa ya variabel moderator dan intervening kalo judul TA saya DAMPAK KENAIKAN PENGUMUMAN BI RATE TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY,,dan alasannya apa,,mksh pak ditunggu jawannya segera ya pak mlm ini,,mksh bnyk

    • Penempatannya sesuai teori mba..kalo pengumuman BI rate punya pengaruh ke Abnormal Return (p1), dan Abnormal Return punya pengaruh ke Trading Volume (p2) maka dia jadi intervening (X -> M ->Y). Tapi kalo tidak ada teori yang mendukung salah satunya (p1 or p2) maka ia jadi moderator (karena var moderator tidak mesti dipengaruhi IV dan mempengarui DV)..gitu kira2..
      thanks

  48. Nice posting. Tapi masih bingung juga neh di mana letak perbedaan mendasarnya. Misal ada kasus seperti ini : cinta (iv), restu ortu (iv) , masa hubungan (dv).

    1. Cinta —> masa hubungan. Restu ortu sebagai moderate. (keadaan pas mau menikah)

    2. Cinta —> restu ortu –> masa hubungan. Restu ortu sebagai intervening. (keadaan sebelum menikah)

    Jadi antara moderate dengan intervening bisa terjadi karena perbedaan keadaan semacam tersebut di atas? Dan apakah benar yang saya utarakan di atas bahwa keduanya benar? Tq a lot…

    • menarik tema yang anda kemukakan….dan saya sependapat dengan anda…
      penempatan moderate or mediate memang dapat dilakukan secara bergantian dalam kasus anda ini…dan sebagai informasi dalam kasus tertentu moderasi dan mediasi sering pula diuji secara bersamaan (bertindak sebagai mediator sekaligus moderator)

      senang atas kunjungan anda….terimakasih

      • mohon bantuannya,, sy mengalami kesulitan dan benar2 bingung,,
        penelitian sy berjudul analisis faktor2 yg berpengaruh terhadap pemanfaatan Teknologi. terdapat 3variabel independen yaitu f.sos, kompleksitas, dan kesesuaian tugas. Dengan Variabel dependen yaitu pemanfaatan teknologi. nah,, sy menambahkan lagi yaitu pengaruh pemanfaatan teknologi terhadap kinerja
        jadi hubungannya seperti ini:

        f. sosial (x1)
        kompleksitas(x2) ———-> pemanfaatan teknologi ———> kinerja (Y)
        kesesuaian tugas (x3)

        yg saya bingungkan adalah menentukan devinisi operasional variabelnya,,
        variabel pemanfaatan teknologi seperti model diatas dianggap sebagai variabel moderating/ intervenning? ataukah malah dianggap sbg variabel dependen (Y) ?
        dan apakah bisa dihitung menggunakan regresi berganda? krn sy benar2 bingung menentukan devinisi operasional variabelnya ketika dimasukkan pd rumus regresi.

        mohon maaf jk pertanyaan sy sedikit membingungka. Terima kasih sekali jk sekiranya dpt membantu menjawab pertanyaan sya,.

        selamat mlm,

        • pemanfaatan teknologi adalah variabel intervening karena dipengaruhi oleh x1 x2 dan x3. Jadi model anda nantinya :
          Substruktural 1 : Y = pyx1 + pyx2 + pyx3 + e1
          Substruktural 2 : z = pzx1 + pzx2 + pzx3 + pzy + e2
          z adalah kinerja.
          Perbedaan mendasar antara moderator dan intervening adalah intervening mensyaratkan x1 x2 dan x3 berpengaruh terhadap Y, sementara jika moderator tidak…

  49. yup….intervening = perantara…jadinya berada di tengah-tengah hubungan dua variabel. Jika sebagai perantara..dia juga bertindak sebagai variabel independen seperti yang mbak bilang…

  50. makasih atas penjelasannya tapi masih agak bingung. variabel intervening berarti harus berada di tengah-tengah ya? misal mau meneliti tentang GCG —> manajemen laba —-> kinerja keuangan.

    berari variabel intervening nya manajemen laba ya? dalam kasus ini manajemen laba juga bisa jadi sebagai variabel independent terhadap kinerja keuangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: