TEORI DAN UJI MODEL MEDIASI

Sering kita dengar hipotesis yang menyatakan hubungan X dimediasi oleh M untuk mempengaruhi Y. Kajian mengenai uji mediasi ini sering dilakukan oleh para peneliti bidang psikologi khususnya untuk menjelaskan sebuah model proses hubungan dengan sebuah variabel perantara di antara variabel penyebab dan variabel outcome.

Secara sederhana, variabel mediasi adalah variabel yang menjadi perantara hubungan antara IV ke DV. Contohnya antara lain :

Penelitian Psikologi

Stressor intensity –> Depression –> Rumination

Penelitian keperilakuan / manajemen

Gaya Kepemimpinan –> Kepuasan kerja –> disiplin

Penelitian Pendidikan

Kompetensi guru –> metode pengajaran –> prestasi siswa

MEDIATIONAL MODEL

Setelah hubungan antara dua variabel terbentuk, adalah lazim bagi para peneliti untuk mempertimbangkan peran variabel lain dalam hubungan ini (Lazarsfeld, 1955). Dalam satu modifikasi situasi, efek moderasi, hubungan yang diamati mungkin berbeda pada tingkat yang berbeda dari suatu variabel ketiga (Dave MacKinnon)

Dalam situasi kedua (mediasi) variabel ketiga memberikan suatu penafsiran yang lebih jelas tentang hubungan antara dua variabel. Sebuah interpretasi yang lebih jelas dapat diperoleh dengan menjelaskan proses kausal antara tiga variabel, atau dinamakan hipotesis mediational (Dave MacKinnon)

“A mediating variable is one which specifies how (or the mechanism by which) a given effect occurs between an independent variable (IV) and a dependent variable (DV).”

Bagaimana mengujinya ?

Metode Pertama.

MacKinnon, Warsi, & Dwyer, (1995) menguji mediasi didasarkan pada perbedaan antara dua parameter regresi (t – t ‘) atau perkalian dua parameter regresi (ab).

Model 1: Y = B01 + t X + e1

Model 2: Y = B02 + t’ X + BM + e2

Y adalah variabel hasil, X adalah program atau variabel independen, M adalah mediator, kode t hubungan antara IV dengan DV untuk persamaan pertama, t’ adalah koefisien yang berhubungan IV dan DV untuk hasil disesuaikan untuk efek mediator, e1 dan e2 kode menjelaskan unexplained variability, dan intercept adalah B01 dan B02.

Dalam regresi pertama, variabel outcome diregresikan pada variabel independen.

Dalam regresi kedua, variabel outcome diregresikan pada variabel independen dan mediator.

Nilai efek dimediasi atau tidak langsung sama dengan perbedaan koefisien IV (t-t ‘) dalam dua model regresi (Judd & Kenny, l981). Jika koefisien perlakuan (t ‘) adalah nol apabila mediator masuk dalam model, maka efek IV sepenuhnya dimediasi oleh variabel mediasi.

Metode kedua

Metode ini juga melibatkan estimasi dari dua persamaan regresi.

Pertama, koefisien dalam model berkaitan mediator untuk hasilnya diperkirakan (b) dalam Model 2 di atas.

Kedua, koefisien yang berkaitan program untuk variabel mediasi dihitung (a).

Model 3: M = b03 + X + e3

Dimana M adalah variabel hasil mediator, b03 adalah inrercept, X adalah variabel program dan e3 adalah istilah kesalahan. Produk dari dua parameter (ab) adalah efek dimediasi atau tidak langsung yang setara dengan (t – t ‘).

Koefisien variabel yang berkaitan treatment untuk hasil disesuaikan untuk mediator (t ‘) adalah efek nonmediated atau langsung. Alasan di balik metode ini adalah bahwa mediasi tergantung pada sejauh mana program perubahan mediator (a) dan sejauh mana mediator mempengaruhi variabel hasil (b).

Causal Step

Metode ini menunjukkan serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi untuk model mediasi. Seperti diuraikan oleh Baron dan Kenny (1986) :

Credit photo from : http://davidakenny.net/cm/mediate.htm

Variabel IV = X

Variabel Moderator = M

Variabel outcome = Y

  1. Step 1:  Show that the initial variable is correlated with the outcome.  Use Y as the criterion variable in a regression equation and X as a predictor (estimate and test path c). This step establishes that there is an effect that may be mediated. (Regresikan X ke Y. Model ini disimbolkan dengan jalur c)
  2. Step 2: Show that the initial variable is correlated with the mediator.  Use M as the criterion variable in the regression equation and X as a predictor (estimate and test path a).  This step essentially involves treating the mediator as if it were an outcome variable. (Regresikan M ke Y. Model ini disimbolkan dengan jalur a)
  3. Step 3:  Show that the mediator affects the outcome variable.  Use Y as the criterion variable in a regression equation and X and M as predictors (estimate and test path b).  It is not sufficient just to correlate the mediator with the outcome; the mediator and the outcome may be correlated because they are both caused by the initial variable X.  Thus, the initial variable must be controlled in establishing the effect of the mediator on the outcome. (Regresikan X dan M ke Y, sehingga akan diperoleh korelasi M ke Y (jalur b),dan X ke Y (jalur c’)
  4. Step 4:  To establish that M completely mediates the X-Y relationship, the effect of X on Y controlling for M (path c’) should be zero. If all four of these steps are met, then the data are consistent with the hypothesis that variable M completely mediates the X-Y relationship, and if the first three steps are met but the Step 4 is not, then partial mediation is indicated.

Untuk dinyatakan sebagai mediator, hubungan X ke Y pada persamaan ke 3 haruslah tidak signifikan (nol), atau disebut dengan complete mediation. Tapi jika persamaan 1 – 3 terpenuhi, namun persamaan 4 tidak, maka disebut dengan partial mediation.

Tulisan yang lain tentang variabel intervening di http://teorionline.wordpress.com/2010/03/15/variabel-intervening-intervening-variable/

 

PROGRAM untuk mengujinya

INDIRECT TEST

Preacher, K. J., & Hayes, A. F. (2008).  Asymptotic and resampling strategies for assessing and comparing indirect effects in multiple mediator models.  Behavior Research Methods, 40, 879-891.

SOBEL TEST

Preacher, K. J., & Hayes, A. F. (2004). SPSS and SAS procedures for estimating indirect effects in simple mediation models.  Behavior Research Methods, Instruments, and Computers, 36, 717-731.

Referensi :

Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator-mediator variable distinction in social psychological research: Conceptual, strategic, and statistical considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51, 1173-1182.

David A. Kenny. Mediation.  http://davidakenny.net/cm/mediate.htm

Dave MacKinnon. “Statistical Mediation”. di http://www.public.asu.edu/~davidpm/ripl/mediate.htm

About these ads

Posted on July 20, 2011, in Uji Mediasi Moderasi. Bookmark the permalink. 27 Comments.

  1. Ridwan Nyak Baik

    Mohon konfirmasi Pak, apakah untuk composite reability cut of bapak valuenya 0,7 (nilai alpha codrant), pada dalam penjelasan nilai alpha codrant itu bukan satu-satunya. Apakah ada nilai cut of yang lain, berapa batas minimalnya suatu construct reability jika tidak menggunakan nilai alpha codrant tsb. Ada contohnya? Tks. Ridwan, USU Medan

  2. mlm pak, saya bisa minta tolong untuk di publikasikan tentang uji variabel mediasi dengan kausal step, lengkap dengan keterang pada setiap rumusnya.

  3. Pak, tanya. Apakah regresi yang diujikan pada regresi2 dia atas juga harus diuji asumsi klasiknya?
    Apakah semua ato cukup sebagian aja..

  4. 1. pak saya mau tanya, dalam menguji variabel mediasi dengan variabel dependent. persamaan yang didapat rumusnya apa ya pak?
    2. jika saya menguji variabel x dengan variabel mediasi, pada spssnya kolom dependent nya dimasukkan variabel mediasinya atau bagaimana ya pak?

  5. pak saya mau tanya. saya masih bingung membedakan antara variabel intervening sama moderating. menurut penjelasan dosen saya variabel intervening itu memperkuat atau memperlemah sedangkan variabel moderating iti sebagai penghubung. sedangkan ketika saya browsing2 penjelsannya itu sebaliknya.. mohon pencerahannya. terimaksaih

  6. bagaimana cara mengolah data mediasi, X ke z melalui Y?

  7. Selamat siang Pak.
    Pak saya mau tanya, tesis saya tentang pengaruh dimensi penghargaan dan pengakuan pada kepuasan kerja dengan variabel motivasi sebagai mediasi. analisa yang saya gunakan dengan metode Baron and Kenny. apa keunggulan dari metode Baron and Kenny? Trima kasih.

    • causal step lebih mudah namun memiliki kelemahan karena tidak bisa ditentukan apakah indirectnya signifikan or tidak…makanya di web kenny itu sendiri disarankan untuk menggunakan sobel test / boostrap / indirect dari Preacher dan Hayes…

  8. mat pagi. Pa, bolehkah saya bertanya. tulisan saya tentang interaksi guru-siswa, motivasi belajar n prestasi belajar matematika. motivasi belajar adalah variable mediator. tapi saya blm mengerti, npa motivasi yg harus jadi mediator. mungkin saya belm mengerti tentang variable mediator. bisakah Pa menjelasknx. terima kasih

  9. saya tanya pak, judul saya hubungan antara minat dan motivasi belajar dengan prestasi belajar. (minat terhadap pelajaran). pertanyaan2 saya :

    1. apakah pada judul saya itu, variabel motivasi belajar bisa berfungsi sbg variabel intervening?
    2. kalo benar bisa sbg variabel intervening, analisisnya pake regresi ganda atau path analysis?
    3. apakah tiap variabel intervening, itu analisis datanya selalu menggunakan path analysis?

    terima kasih

  10. pak sy mau tanya, penelitian saya dengan variabel intervening apakah dapat dilakukan analisis dengan partial least square?
    misal variabel independennya ada 3, apakah bisa dilakukan uji secara bersama-sama ketiga variabel tersebut terhadap var dependen melalui var intervening? terima kasih atas bantuannya.

  11. Saya mau tanya, saya sedang meneliti topik keuangan : judul pengaruh IOS terhadap COEC dengan Dislosure sebagai var intervening …apakah bisa..krn kebanyakan yg sebagai contoh adalah non keuangan …apakah bisa diberikan contoh penelitian keuangan..dan apa referensinya.
    terimakasih

  12. dea f.chaerunissa

    saya ingin meneliti dengan menggunakan analisis kualtatif..teori yang sesuai degan peneltian saya apa ya pak jika saya meneliti tentang berdakwah pada tayangan tv?trimakasih .tolong balas ke email saya

  13. Pak, maaf saya masih blm jelas, jd saya ingin tanya kembali. Kalau X1=Gender, X2=Kepribadian Auditor, X3= Situasi Audit, X= Skeptisme Profesional, dan Y=Opini Audit. Hubungannya: X1, X2, X3 mempengaruhi X dan X mempengaruhi Y. X bertindak sbg variabel intervening. Yg ingin saya tanyakan, persamaan struktural yg benar seperti apa dan setiap hub diuji dg teknik analisis yg bagaimana. Tolong jawab lengkap ke email saya ya Pak. Saya butuh sekali jawaban bapak. Terima kasih sebelumnya…

  14. maaf pak, tanya lagi, saya sudah baca linknya tetapi saya kurang paham dengan partial mediation, apakah partial mediation itu maksudnya variabel motivasi bisa menjadi pemediasi tetapi pengaruhnya kurang kuat atau variabel motivasi tidak bisa menjadi pemediasi?, ooo berarti sobel test dengan parameter causal step itu uji yang berbeda ya pak?

    • partial mediation jika c’ < c namun tetap signifikan..artinya melalui atau tanpa melalui mediator..X tetap punya pengaruh..
      Sobel adalah teknik uji signifikansi indirect effect dengan teknik Bootsrapping..(ada juga teknik product of coefficient), dan keduanya berbeda dari causal step..

  15. pak saya mau tanya, skripsi saya tentang pengaruh kompensasi thd kinerja dgn motivasi sbg variabel intervening. saya memakai analisis path, dan uji t dengan bantuan SPSS, apakah saya juga perlu memakai uji mediasi untuk menghitung sig pengaruh tidak langsungnya pak?, lalu apabila uji mediasinya sig tetapi pengaruh langsung > pengaruh tidak langsung, kesimpulannya bagaimana pak? terima kasih

    • pake sobet test..
      Kalo pake parameter causal step…membandingkan model regresi sebelum dimasukkan variabel mediator dan setelah dimasukkan variabel mediator (pake regresi sederhana dan ganda..)
      Jika pengaruh langsung X ke Y tidak signifikan setelah mediator dimasukkan dalam model, maka terjadi complete mediation..namun jika berkurang tapi tetap signifikan maka terjadi partial mediation….
      Bahasan lengkapnya di link Kenny itu di atas…

      Thanks

    • Taty Suhartati

      Sdr. Dinar, judul skripsi anda hampir mirip dengan tesis yang akan saya susun, apakah saya bisa mendapatkan skripsinya, melalui email saya : taty.arya@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: