JENIS-JENIS VALIDITAS

JENIS-JENIS VALIDITAS

by Hendry

http://teorionline.wordpress.com/

 

Ada beberapa jenis validitas yang digunakan untuk menguji ketepatan ukuran, diantaranya validitas isi (content validity) dan validitas konsep (concept validity).

Validitas Isi

Validitas isi atau content validity memastikan bahwa pengukuran memasukkan sekumpulan item yang memadai dan mewakili yang mengungkap konsep. Semakin item skala mencerminkan kawasan atau keseluruh konsep yang diukur, semakin besar validitas isi. Atau dengan kata lain, validitas isi merupakan fungsi seberapa baik dimensi dan elemen sebuah konsep yang telah digambarkan.

Validitas muka (face validity) dianggap sebagai indeks validitas isi yang paling dasar dan sangat minimum.  Validitas isi menunjukkan bahwa item-item yang dimaksudkan untuk mengukur sebuah konsep, memberikan kesan mampu mengungkap konsep yang hendak di ukur.

Validitas Konsep

Validitas konsep atau concept validity menunjukkan seberapa baik hasil yang diperoleh dari pengukuran cocok dengan teori yang mendasari desain test. Hal ini dapat dinilai dari validitas konvergen dan validitas diskriminan.

Validitas konvergen terpenuhi jika skor yang diperoleh dengan dua instrument berbeda yang mengukur konsep yang sama menunjukkan korelasi yang tinggi.

Validitas diskriminan terpenuhi jika berdasarkan teori, dua variabel diprediksi tidak berkorelasi, dan skor yang diperoleh dengan mengukurnya benar-benar secara empiris membuktikan hal tersebut.

Secara umum, Sekaran (2006) membagi beberapa istilah validitas sebagai berikut :

  1. Validitas isi yaitu apakah pengukuran benar-benar mengukur konsep ?
  2. Validitas muka yaitu apakah para ahli mengesahkan bahwa instrument mengukur apa yang seharusnya diukur
  3. Validitas berdasarkan criteria yaitu apakah pengukuran membedakan cara yang membantu memprediksi criteria variabel
  4. Validitas konkuren yaitu apakah pengukuran membedakan cara yang membantu memprediksi criteria saat ini ?
  5. Validitas prediktif yaitu apakah pengukuran membedakan individual dalam membantu memprediksi di masa depan ?
  6. Validitas Konsep yaitu apakah instrument menyediakan konsep sebagai teori ?
  7. Validitas konvergen yaitu apakah dua instrument mengukur konsep dengan korelasi yang tinggi ?
  8. Validitas diskriminan yaitu apakah pengukuran memiliki korelasi rendah dengan variabel yang diperkiraka tidak ada hubungannya dengan variabel tersebut ?

Referensi :

Uma Sekaran. 2006. Metode Riset Bisnis. Jakarta : Salemba Empat

Tulisan Terkait

About these ads

Posted on February 27, 2012, in METODOLOGI PENELITIAN and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Bagaimana agar intrumen kita jadi valid dan realibel?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: