Distribusi Frekuensi

Distribusi Frekuensi

Oleh : Hendry

Distribusi Frekuensi dalam penelitian sering dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai alokasi skor yang diperoleh dari data lapangan. Sebuah distribusi frekuensi umumnya digunakan untuk mengkategorikan informasi sehingga dapat diinterpretasikan dengan cepat dengan cara visual. Supaya tidak terlalu panjang, berikut ini diberikan contoh pembuatan distribusi frekuensi secara manual dengan excel.

Step Pengerjaan
a. Mengurutkan data terkecil dan terbesar
b. Membuat kategori atau kelas dengan formula Sturgess yaitu  = Jumlah kategori (JK) = 1 + 3.33 Log n
c. M
encari panjang interval kelas dengan formula :  Panjang kelas (PK) = Nilai terbesar – Nilai Terkecil / Jumlah kategori
d. Menghitung banyaknya frekuensi per kelompok
e. Membuat grafik Histogram

Contoh Kasus

Diteketahui nilai Ujian Matematika 50 siswa Kelas II A sebagai berikut :

77 55 65 71
78 60 65 71
78 60 66 71
78 60 66 72
78 63 67 73
80 63 67 73
80 63 68 75
81 63 68 75
81 64 70 75
82 65 70 75
83 75 75 76
85 75 76 76
85 87

 

Penyelesaian :

Tahap 1. Mengurutkan Data

No Nilai
1 55
2 60
3 60
4 60
5 63
6 63
7 63
8 63
9 64
10 65
11 65
12 65
13 66
14 66
15 67
16 67
17 68
18 68
19 70
20 70
21 71
22 71
23 71
24 72
25 73
26 73
27 75
28 75
29 75
30 75
31 75
32 75
33 75
34 76
35 76
36 76
37 77
38 78
39 78
40 78
41 78
42 80
43 80
44 81
45 81
46 82
47 83
48 85
49 85
50 87

 

Tahap 2.

Menghitung Jumlah kategori = Jumlah kategori (JK) = 1 + 3.33 Log n = 1 + 3.33 log (50) = 6.61, dibulatkan 7

Tahap 3

Menghitung Panjang interval kelas = nilai terbesar – nilai terkecil / jumlah kategori

= 83 – 60 / 6 = 3.83 (dibulatkan 4)

Tahap 4

Menghitung Banyaknya frekuensi per kelompok

Interval Frekuensi
55-59 = 8
60-64 = 8
65-69 = 7
70-74 = 10
75-79 = 8
80-84 = 6
85-89 = 3

Tahap 5. Membuat Histogram

teorionline histogram

 

 

 

 

 

Sekian..dan semoga bermanfaat

 

 

 

About these ads

Posted on August 26, 2013, in Tips n Trik Statistik and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Halo, mau tanya dong. Jika ada soal di mana kita sudah mencari dan mendapatkan jumlah kelas dan interval kelasnya dengan metode seperti di atas, kemudian saat menentukan kelas, datum terkecil sebagai batas bawah kelas pertama dan seterusnya sampai ke jumlah kelas yang telah ditentukan. Masalahnya pada kelas terakhir, datum terbesar belum masuk, sedangkan interval dan jumlah kelas telah sesuai dengan yang dicari sebelumnya.
    Contoh, datum terkecil 500 dan datum terbesar 800. Jumlah data 25.
    R = 800-500=300
    K = 1+ 3.3 (Log 25) = 5.6 (dibulatkan jadi 6)
    I = 300/6 = 50
    Kelas :
    500-549
    550-599
    600-649
    650-699
    700-749
    750-799 >>>>>> datum terbesar (800) belum masuk sedangkan kelas telah mencapai 6 kelas.

    Jika yang dipakai K = 5, I = 300/5 = 60 maka kelas :
    500-559
    560-619
    620-679
    680-739
    740-799 >>>>>> datum terbesar (800) belum masuk sedangkan kelas telah mencapai 5 kelas.

    Tolong bantuannya ya bagaimana cara memecahkan soal seperti ini atau apakah ada metode lain yang bisa digunakan untuk soal seperti ini.

    Terimakasih sebelum dan sesudahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: