Category Archives: Jurnal Pemasaran

memuat berbagai contoh abstrak penelitian yang di unduh dari situs aslinya

SERVICE QUALITY, CUSTOMER SATISFACTION AND LOYALTY: A TEST OF MEDIATION

International Journal of Business and Management (IJBM)

SERVICE QUALITY, CUSTOMER SATISFACTION AND LOYALTY: A TEST OF MEDIATION

Rahim Mosahab, Osman Mahamad, T. Ramayah

Interrelations between Service Quality Attributes, Customer Satisfaction and Customer Loyalty

International Journal of Business and Management (IJBM), Vol 6, No 3 (2011)

Interrelations between Service Quality Attributes, Customer Satisfaction and Customer Loyalty in the Retail Banking Sector in Bangladesh

Kazi Omar Siddiqi

How Quality, Value, Image, and Satisfaction Create Loyalty

International Journal of Business and Management (IJBM . Vol 6, No 10 (2011)

How Quality, Value, Image, and Satisfaction Create Loyalty at an Iran Telecom

Fazlzadeh Alireza, Khoshmaram Ali, Feyzipour Aram

Read the rest of this entry

Analisa Kesenjangan Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen

Analisa Kesenjangan Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen
Pengunjung Plaza Tunjungan Surabaya
Thomas Stefanus Kaihatu
Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Petra
Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236, INDONESIA
Email: tkaihatu@petra.ac.id

Jurusan Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra

http://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php?DepartmentID=MAN

ABSTRAK

Pelayanan pada dasarnya dapat dikatakan sebagai suatu tindakan dan perlakuan atau cara melayani orang lain untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya. Tingkat kepuasan konsumen atas suatu pelayanan dapat diukur dengan membandingkan antara harapan konsumen terhadap kualitas pelayanan yang diinginkannya dengan kenyataan yang diterimanya atau dirasakannya. Studi ini untuk melihat kesenjangan antara jasa yang diharapakan dengan jasa yang dirasakan oleh pengunjung Plaza
Tunjungan Surabaya. Kemudahan dan kelengkapan penyediaan berbagai produk, tanggung jawab atas kualitas dan penetapan harga, serta tanggung jawab atas keamanan barang dan keselamatan pengunjung maupun pembeli merupakan faktor-faktor paling sesuai antara apa yang diharapkan dengan apa yang dirasakan konsumen pengunjung Plaza Tunjungan Surabaya. Read the rest of this entry

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Dan Kepuasan Kerja

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Dan
Kepuasan Kerja Serta Kinerja Karyawan Pada Sub Sektor
Industri Pengolahan Kayu Skala Menengah
Di Jawa Timur
H.Teman Koesmono
Staf Penjajar Fakultas Ekonomi, Universitas Katholik Widya Mandala, Surabaya

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini untuk memenemukan bagaimana besarnya pengaruh Budaya Organisasi terhadap Motivasi, Kepuasan Kerja dan Kinerja
karyawan khususnya karyawan dibagian produksi. Unit analisisnya adalah
karyawan produksi pada subsektor industri pengolahan kayu di Jawa Timur.
Secara positif perilaku seseorang akan berpengaruh terhadap kinerjanya,
disamping itu peneliti menguji hipotesis bahwa motivasi berpengaruh kepada
kepuasan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja. Hasilnya
bahwa secara langsung motivasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja sebesar 1.462 dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja sebesar 0.387, kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja sebesar 0,003 dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja sebesar 0.506, budaya organisasi berpengaruh terhadap motivasi sebesar 0.680 dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja sebesar 1.183. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti berikutnya, sebagai bahan penelitian pada bidang ilmu pengetahuan perilaku organisasi atau ilmu pengetahuan yang sejenisnya.

DOWNLOAD PDF 270 KB 19 halaman

PENGARUH KETIDAK AMANAN KERJA (JOB INSECURITY)

PENGARUH KETIDAK AMANAN KERJA (JOB INSECURITY) SEBAGAI
DAMPAK RESTRUKTURISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA, KOMITMEN
ORGANISASI DAN INTENSI KELUAR SURVIVOR.
Nur Wening
STIE Widya Wiwaha Jogjakarta

KINERJA, Volume 9, No.2, Th. 2005: Hal. 135-147

Abstract
Restructuring is suspected to be influencing perception of job insecurity. The job insecurity will have a negative impact on job satisfaction, organization commitment, and even turnover intention. When insecurity is conceived within someone’s perception, it will lower his or her job satisfaction and also commitment on the company. This research was conducted upon service (bank) and manufacturing companies which had run restructuring in the last four years. It involved 216 respondents with 78.2% of response rate. Simple regression and hierarchical regression analysis were used to analyze the data. An interesting finding of this research is that restructuring conducted in bank and manufacturing companies has been found out to be having no influence on turnover intention. On the other hand, job insecurity perception does not influence job satisfaction, commitment, and turnover intention. In addition, this research came to a conclusion that organization commitment is
an mediating variable between job satisfaction and turnover intention

DOWNLOAD Article-5-V9-N2-05

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN
TERHADAP PELAYANAN PDAM KOTA DENPASAR
Ni Nyoman Yuliarmi dan Putu Riyasa
Jurusan Ilmu Ekonomi
Fakultas Ekonomi, Universitas Udayana, Denpasar
ABSTRAK

PDAM Kota Denpasar telah mengupayakan memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, namun dalam perjalanannya sering mendapat keluhan dari masyarakat atau pelanggan. Keluhan masyarakat tentang semakin sulitnya untuk mendapatkan air bersih tampaknya masih menjadi kendala yang sepenuhnya belum dapat diatasi oleh pemerintah daerah dalam hal ini PDAM Kota Denpasar. Di satu pihak permintaan masyarakat akan air bersih semakin meningkat, namun kualitas pelayanan yang diberikan belum sebanding dengan pemenuhan permintaan masyarakat tersebut. Di pihak lain pelayanan kepada pelanggan yang sudah terpasang belum optimal. Read the rest of this entry

HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN INTENSI TURNOVE

HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN INTENSI TURNOVER
PADA AGEN PRODUKSI ASURANSI JIWA BERSAMA (AJB)
BUMIPUTERA 1912 DI WILAYAH ASPER SEMARANG
Ellyza Mutiarasari Utami, Harlina Nurjahjanti, S.Psi., M.Si, Prasetyo Budi
Widodo, S.Psi., M.Si
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro

ABSTRACT

The life insurance business is currently facing intense competition. Beside
of the growing number of life insurance companies, the global crisis and low
awareness of Indonesian society, making the job of insurance agent as an mediator between communities and companies becoming harder. Many demand and difficulties faced by the agent, result an intention to quit from the company.
Mobley (1986, p.128) implied that one of the individual factor influencing the
turnover is stress. People have different perception defining stress. One of the differences factor is hardiness (Cooper, 2001, p.126). Hardiness is individual capability to hold pressure so it didn’t result to individual stress. Individuals with high hardiness will have low turnover intentions, while individuals with low hardiness will have high turnover intention.
This research used 70 AJB Bumiputera 1912 production agents as the
research subject. Data sample taken using cluster random sampling technique.
Method of data collection use two scales that is turnover intention scale with 36 aitem and hardiness scale with 24 aitem. The result of data analysis shows that correlations between hardiness and turnover intentions is rxy= -0,611 and p=0,000 (p<0,05) which means there is negative correlation between hardiness and turnover intention. In other words, the higher production agent hardiness the lower turnover intention and otherwise. Hardiness gives effective contribution about 37,3% on turnover intention. These results indicate that there is another factor of 62.7% is also participates affect turnover intention is not discussed in this research such as age, job tenure, interests, talents and abilities, reward systems.

Keywords : turnover intention, hardiness, production agent

download PDF 108 kb (21 halaman)