ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS) Bag 1

A. DEFINISI ANALISIS JALUR

Analisis jalur adalah suatu teknik pengembangan dari regresi linier ganda.Teknik ini digunakan untuk menguji besarnya sumbangan (kontribusi) yang ditunjukkan oleh koefisien jalur pada setiap diagram jalur dari hubungan kausal antar variabel X1 X2 dan X3 terhadap Y serta dampaknya terhadap Z. “Analisis jalur ialah suatu teknik untuk menganalisis hubungan sebab akibat yang tejadi pada regresi berganda jika variabel bebasnya mempengaruhi variabel tergantung tidak hanya secara langsung tetapi juga secara tidak langsung”. (Robert D. Retherford 1993).

Sedangkan definisi lain mengatakan: “Analisis jalur merupakan pengembangan langsung bentuk regresi berganda dengan tujuan untuk memberikan estimasi tingkat kepentingan (magnitude) dan signifikansi (significance) hubungan sebab akibat hipotetikal dalam seperangkat variabel.” (Paul Webley 1997).

David Garson dari North Carolina State University mendefinisikan analisis jalur sebagai “Model perluasan regresi yang digunakan untuk menguji keselarasan  matriks korelasi dengan dua atau lebih model hubungan sebab akibat yang dibandingkan oleh peneliti. Modelnya digambarkan dalam bentuk gambar lingkaran dan panah dimana anak panah tunggal menunjukkan sebagai penyebab. Regresi dikenakan pada masing-masing variabel dalam suatu model sebagai variabel tergantung (pemberi respon) sedang yang lain sebagai penyebab. Pembobotan regresi diprediksikan dalam suatu model yang dibandingkan dengan matriks korelasi yang diobservasi untuk semua variabel dan dilakukan juga penghitungan uji keselarasan statistik. (David Garson, 2003).

B. KARAKTERISTIK ANALISIS JALUR

Merujuk pendapat yang dikemukakan oleh Land, Ching, Heise, Maruyama, Schumaker dan Lomax, Joreskog (dalam Kusnendi, 2008:147-148), karakteristik analisis jalur adalah metode analisis data multivariat dependensi yang digunakan untuk menguji hipotesis hubungan asimetris yang dibangun atas dasar kajian teori tertentu, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung seperangkat variabel penyebab terhadap variabel akibat.

Menguji hipotesis hubungan asimetris yang dibangun atas kajian teori tertentu artinya yang diuji adalah model yang menjelaskan hubungan kausal antarvariabel yang dibangun atas kajian teori teori tertentu. Hubungan kausal tersebut secara eksplisit dirumuskan dalam bentuk hipotesis direksional, baik positif maupun negative.

C. Beberapa istilah yang lazim digunakan dalam analisis jalur antara lain :

  1. Model jalur. Model jalur ialah suatu diagram yang menghubungkan antara variabel bebas, perantara dan tergantung. Pola hubungan ditunjukkan dengan menggunakan anak panah. Anak panah-anak panah tunggal menunjukkan hubungan sebab–akibat antara variabel-variabel exogenous atau perantara dengan satu variabel tergantung atau lebih. Anak panah juga menghubungkan kesalahan (variabel residue) dengan semua variabel endogenous masing-masing. Anak panah ganda menunjukkan korelasi antara pasangan variabel-variabel exogenous.
  2. Jalur penyebab untuk suatu variabel yang diberikan meliputi pertama jalur-jalur arah dari anak-anak panah menuju ke variabel tersebut dan kedua jalur-jalur korelasi dari semua variabel endogenous yang dikorelasikan dengan variabel-variabel yang lain yang mempunyai anak panah-anak panah menuju ke variabel yang sudah ada tersebut.
  3. Variabel exogenous. Variabel – variabel exogenous dalam suatu model jalur ialah semua variabel yang tidak ada penyebab-penyebab eskplisitnya atau dalam diagram tidak ada anak-anak panah yang menuju kearahnya, selain pada bagian kesalahan pengukuran. Jika antara variabel exogenous dikorelasikan maka korelasi tersebut ditunjukkan dengan anak panah dengan kepala dua yang menghubungkan variabel-variabel tersebut. Dalam istilah lain, dapat disebut pula sebagai independen variabel.
  4. Variabel endogenous. Variabel endogenous ialah variabel yang mempunyai anak-anak panah menuju kearah variabel tersebut. Variabel yang termasuk didalamnya ialah mencakup semua variabel perantara dan tergantung. Variabel perantara endogenous mempunyai anak panah yang menuju kearahnya dan dari arah variabel tersebut dalam sutau model diagram jalur. Sedang variabel tergantung hanya mempunyai anak panah yang menuju kearahnya.  Atau dapat disebut juga sebagai variabel dependen.
  5. Koefesien jalur / pembobotan jalur. Koefesien jalur adalah koefesien regresi standar atau disebut ‘beta’ yang menunjukkan pengaruh langsung dari suatu variabel bebas terhadap variabel tergantung dalam suatu model jalur tertentu. Oleh karena itu, jika suatu model mempunyai dua atau lebih variabel-variabel penyebab, maka koefesien-koefesien jalurnya  merupakan  koefesien-koefesien regresi parsial yang mengukur besarnya pengaruh satu variabel terhadap variabel lain dalam suatu model jalur tertentu yang mengontrol dua variabel lain sebelumnya dengan menggunakan data yang sudah distandarkan atau matriks korelasi sebagai masukan.
  6. Variabel Laten dapat didefinisikan sebagai variabel penyebab yang tidak dapat diobservasi secara langsung (unobservable). Pengamatan variabel tersebut diamati melalui variabel manifesnya. Variabel manifest adalah variabel indicator terukur yang dapat diobservasi secara langsung untuk mengukur variabel laten.  Contoh : variabel laten motivasi. Tidak bisa diobservasi secara langsung, namun melalui variabel manifesnya (indicator) seperti kerja keras, pantang penyerah, tekun, teliti, dll.
  7. Variabel Mediator / Intervening dan Moderator

Variabel mediator/intervening dapat didefinisikan oleh Tucman (1988) “An intervening is that factor that theorically effect the observed phenomenin but cannot be seen, measure, or manipulate” atau variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antar variabel independent dengan variabel dependen menjadi hubungan yang tidak langsung dan tidak dapat diamati dan di ukur”. Perbedaan mendasar mediator dan moderator adalah :

Moderators tend to be variables that are relatively immune to change over time (personality trait, gender, ethnic group, etc.).

Mediators tend to be variables that change in relation to other variables (anxiety, helpfulness, honesty, mood).

Lihat Juga

Aplikasi analisis Jalur dengan SPSS

Aplikasi Analisis Jalur dengan LISREL

Dirangkum dari

Jonathan Sarwono. 2007. Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis. Yogyakarta : Andi. page : 1- 2..

Kusnendi. 2008. Model_model persamaan Struktural. Bandung : Alfabeta, page 147-148

Posted on January 30, 2010, in Analisis Jalur / Path Analysis, METODOLOGI PENELITIAN and tagged . Bookmark the permalink. 171 Comments.

  1. Selamat pagi pak, pak saya mau tanya, skripsi saya dg judul “Hubungan antara Persepsi terhadap fasilitas perpustakaan dan Minat Baca dengan Efikasi diri siswa di sekolah X” sebaiknya cocok menggunakan analisis regresi berganda atau path analisis (analisis jalur). Menurut bpk lbh sesuai yg mana? Mohon bantuannya. Terimakasih

  2. Pak saya mau nanya judul skripsi saya mengenai atmosfir toko sebagai strategi mempengaruhi emosi belanja konsumen terhadap impulse buying saya menggunakan path analysis
    Yang mau saya tanyakan adalah mengenai Hipotesisnya
    Dan untuk alat hitung uji hipotesis nya terima kasih

  3. selamat siang pak
    sy sedang menyusun skripsi yg berjudul pengaruh bauran promosi terhadap keputusan pembelian konsumen dalan bauran promosi terdapat 4 variabel x dan sy di suruh menggunakan alat analisis jalur, sy sangat bingung membuat kerangka konseptual dan rumus apa yg di pakai, terima kasih

  4. selamat siang pak. saya mau menanyakan jika model analsisis saya pengaruh X terhadap Y dan dampaknya kepada Z. pengujianya boleh menggunakan T test atau harus memakai Sobel test juga? terimakasih
    jika berkenan tolong kirimkan jawabanya melalui email divazerlindaattika@gmail.com

  5. pak saya mau tanya, kalau pengaruh x terhadap y1(y12,y13,y14) dan y2(y21,y22,y23). jadi di dalam y ada 3 y masing” sama dan juga x terhadap y1 tidak ada hubungannya dengan x terhadap y2. saya harus pakai teknik analisis data apa pak dan rumusny gmn pak? kata dosen saya multivarian, tp saya disuruh cari sendiri. tolong bantuannya pak. terimakasih

  6. Ass.wr.wb.
    Pak saya mau tanya, saya bingung dengan judul skripsi saya harus menggunakan metode regresi apa. Judul skripsi saya pengaruh potongan harga, bonus pack, dan tampilan dalam toko terhadap keputusan pembelian impulsif menggunakan 3 variabel x dengan 1 y. Saya harus menggunakan metode regresi apa ya pak? Sederhana atau berganda?
    Mohon diinfokan ke email saya. Terimakasih atas bantuannya.
    Wassalam.

  7. Ass bapak saya mau konsultasi masalah judul penelitian saya yang berjudul “pengaruh good corporate governance dan ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan”. Saya ingin menanyakan penelitian ini baiknya menggunakan analisis regresi berganda atau analisis path?saya tidak bisa membedakan kedua analisis tersebut…mohon bantuannya pak…terimakasih

  8. ANALIZE HAIBAN

    Selamat Dini hari pak, mohon izin bantuannya atas konsultasi saya kepada bpk, sy sedang menyusun proposal utk tesis,..dgn judul “Kepemimpinan Transformasional, Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dengan Kompetensi Sebagai Variabel Intervening”.

    Apakah utk hoipotesisnya cukup samapai H5
    H 1 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kompetensi.
    H 2 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan Pemahaman Sistem Akuntansi terhadap Kompetensi.
    H3 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran.
    H 4 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran.
    H 5 : Ada pengaruh yang positif dan signifikan Kompetensi terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran.

    utk Hipotesis yg H6 dan H7 apa tetap dimasukan utk yg melalui. krna pada rumusan masalahnya ada 7.
    1) Apakah Kepemimpinan Transformasional berpengaruh secara langsung terhadap Kompetensi?
    2) Apakah Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas berpengaruh secara langsung terhadap Kompetensi?
    3) Apakah Kepemimpinan Transformasional berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD ?
    4) Apakah Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD?
    5) Apakah Kompetensi berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD ?
    6) Apakah Kepemimpinan Transformasional berpengaruh secara tidak langsung terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD ?
    7) Apakah Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas berpengaruh secara tidak langsung terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD?

    Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah:
    1) Untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kompetensi.
    2) Untuk mengetahui pengaruh Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas terhadap Kompetensi.
    3) Untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD .
    4) Untuk mengetahui pengaruh Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD .
    5) Untuk mengetahui pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD .
    6) Untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD melalui Kompetensi.
    7) Untuk mengetahui pengaruh Pemahaman Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas terhadap Kinerja Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Pengeluaran Pembantu SKPD melalui Kompetensi.
    terimakasih pak..

  9. Selamat Malam Pak..

    saya Anna, ingin bertanya judul skripsi saya “HUBUNGAN ANTARA TAX HAVEN DAN TAX AMNESTY TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK”
    dimana terdapat X1, X2 serta Y tetapi tidak ada variabel interveningnya, apakah saya bisa menggunakan analisis jalur ? karena yg saya tangkap kalau analisis jalur digunakan apabila ada variabel interveningnya,

    dan mohon informasinya teknik analisa apakah yang bisa saya gunakan sebagai alat analisis ?

    Mohon untuk responnya via email.

    Terimakasih banyak Pak🙂

  10. Pak Hendy , senang sekali bisa masuk di situs ini,,saya sedang menyusun proposal penilitian deng menggunakan Path analysis, dimana ada 3 variable bebas ( X1,X2,dan X3 ) dan satu variable terikat (Y)
    X1: buday organisasi
    X2: Gaya kepemimpinan transformasional
    X3: Kepuasan Kerja ( mediating variabel)
    dan Y : Efektivitas organisasi

    saya masih kesulitasn untuk merumuskan Hipotesis statistik untuk struktur 3
    dimana hipotesis kalimatnya sbb:
    Ha: Budaya Organisasi ( X1) dan Gaya kepemimpinan transformasional( X2) berpengaruh langusng secara signifikan terhadap efektivitas organisasi (Y) melalui Kepuasan kerja ( X3)
    H0 : Budaya Organisasi ( X1) dan Gaya kepemimpinan transformasional( X2) tidak berpengaruh langusng secara signifikan terhadap efektivitas organisasi (Y) melalui Kepuasan kerja ( X3 )

    Terima kasih banyak atas bantuanyya pak

  11. malam mohon tanya, apa untuk analisis jalur dapat dilakukan untuk data panel? jika memang bisa bagaimana cara penyusunan datanya sebelum di run di spss, terima kasih

  12. Salam. Pak, kalau untk mengujimi variabel dummy dg variabel x 1 x2 x3, y 1 dan y 2, tabulasi hasil kuisionernya sama ya(untk uji path dan var.dummy)? Nuwun

  13. Pak, saya maw nanya.. Bagaimana membuat kerangka teori pengaruh tidak langsung dan bagaimana Mengelaborasikan pengaruh tidak langsung dalam analisis jalur Pak? Terima kasih,,,

  14. selamat malam pak, melihat tanya jawab yang ada di sini dan di postinga sebelumnya tentang analisis jalur, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan pak.
    1. adalah literatur yang menyebutkan bahwa path analisis ini hanya untuk data cross section? kalau ada bukunya apa ya pak?
    2. pada software lisrel ada output goodness of fit pak, apakah itu menguji kecocokan lebih baik daripada uji t, f dan uji Q?

    jawabannya saya harap dapat di kirim di email saya pak.
    terimakasih.

    • 1. saya tidak temukan
      2. beda metode estimasi…jadi tidak bisa dibanding-bandingkan

      • terimakasih pak,,
        saya ingin crossceck pak, jadi bila kita menggunakan lisrel yang digunakan sebagai uji kesesuaian model adalah ‘goodness of fit’ tersebut pak?
        kemudian pak saya ingin bertanya lagi, dalam lisrel terdapat sub menu ‘normal score’ pada menu output option, bagaimana cara kerjanya pak, saya cocokkan dengan hasil perhitungan normal (x-xbar)/s ternyata hasilnya tidak sama?
        mohon pencerahan pak.

        • ya…gunakan GOF..
          normal score pada lisrel digunakan untuk data kontinyu..tidak direkomendasikan untuk “menormalkan” data kategorial…jika tidak salah..normal score pada Lisrel adalah z-score..

  15. Pa, judul penelitian saya pengaruh kualitas sistem informasi (X) terhadap kualitas informasi akuntansi (Y) dan implikasinya pada kepuasan pengguna (Z). Saya menggunakan Path Analisis, tp saya masih bingung dengan bentuk persamaanya. Baiknya, bentuk persamaan yg digunakan seperti apa?
    mohon penjelasannya. terima kasih.
    -bisa bls via email

  16. pak mau tanya,.
    path analysis, pakai uji apa saja ya pak?

  17. Halo pak, mau bertanya, penelitian saya sebetulnya judulnya sudah umum sekali :Pengaruh Tingkat Pendidikan (X1), Pemahaman Pajak(X2), Kesadaran(X3) dan Penerapan Self Assessment System (X4) Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Y) Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) . saya disuruh menggunakan analisis jalur pak, yang ingin saya tanyakan saya bingung pak menentukan model penelitian saya seperti krn berdasarkan telaah pustaka dan teori taksonomi Bloom (kognitif,afektif,psikomotor) yang sudah saya pelajari sepertinya jadinya seperti ini pak :
    X1–>X2–>X3–>X4–>Y
    tapi pak, setiap variabel juga bisa berpengaruh langsung ke Y
    jadi bagaimana ya pak modelnya yang benar? terimakasih pak.

    • pak saya mau beratanya judul skripsi saya tentang identifikasi variabel mediator pada model regresi liniear berganda.
      apakah regresi linier berganda bisa digunakan menggunakan variabel mediator apa tidak iya pak.
      mohon jawaban.y pak lewat email

  18. Pak, buku apa saja yang dianjurkan untuk dibaca pada analisis jalur ini?? terimakasih pak

  19. mohon bantuan..

    tugas akhir saya menggunakan 5 var eksogen dan 1 var endogen. yang ingin saya tanyakan :
    1. apakah boleh diuji dengan sem pls karena modelnya sederhana?
    2. apakah untuk var formatif, indikatornya bisa dengan persepsi (hasil dari analisis faktor penelitian sebelumnya)?
    3. apa bedanya loading faktor pada reflektif vs weight pada formatif?
    4. ada rumus manual asal weight dan loading faktor?

    Terima Kasih

  20. Pak, mengenai jumlah minimal sampel pada analisis jalur itu adalah100, sy bisa lihat referensinya dr buku atau artikel ilmiah apa ya pak? Terima kasib

  21. mau tanya ini pak… kalo kata-katanya begini “analisis jalur dibuatkan konstruknya” maksudnya gimana ya pak? sudah dibuat model penelitiannya mengenai gaya kepemimpinan,kompensasi, kepuasan dan kinerja.

  22. permisi pak sebelumnya saya ingin bertanya dalam analisis jalur normalitas yang diguankan apakah sama dengan regresi berganda dengan kolmogorov-smirnov atau menggunakan skewness dan kurtosis dan juga mahalanobis?
    jika menggunakan mahalanobis bagaimana cara perhitungannya?
    dan apa kaha nilai goodness of fit dari persamaan harus semua terpenuhi atau cukup satu kriteria yang terpenuhi model sudah dapat digunakan?

    terima kasih

  23. Assalamu’alaikum pak, saya mau tanya:
    1. apakah analisis jalur hanya utk penelitian kualitatif saja? bagaimana jika penelitian saya adalah penelitian kuantitatif?
    2. apa ciri-cirinya kalau penelitian saya memang harus menggunakan analisis jalur?
    3. apakah analisis jalur juga memerlukan uji asumsi klasik pak?

    mohon penjelasannya pak. terima kasih sebelumnya.

    • 1. Sepertinya pertanyaannya terbalik ?…path analysis untuk penelitian kuantitatif
      2. Ada variabel mediator / intervening
      3. asumsi path antara lain linieritas dan multiko…(serta ukuran sampel yang memadai)

      • 1. Oh begitu ya pak, berarti utk pekelitian kuantitatif bisa ya pak. krn selama ini yg sya dapatkan analisis jalur hanya di penelitian kualitatif saja..
        2. jadi hanya memerlukan uji linearitas dan multikol ya pak? nah, klo memakai uji multikol, pasti akan terdeteksi adanya moltikol dong pak, krn memang ada hubungan antar var independennya. menurut bapak bagaimama? krn kalau di regresi berganda tdk boleh ada multikol. lalu, kalau analisis jalur bagaimana pak syarat multikolnya?

        terima kasih banyak pak sebelumnya

        • 1. Analisis jalur memang untuk kuantitatif mbak…dan saya baru denger kalo dipake juga untuk riset kualitatif
          2. Path analysis itu pengembangan dari regresi ganda, jadi sesama independen tidak boleh ada hubungan yang terlalu tinggi (misal di atas 0.90)

          • ohh baik pak
            oh iya pak, langkah-langkah uji asumsi klasik menggunakan Lisrel bagaimana ya pak?
            Apa bapak ada rekomendasi referensi buku yg bisa saya baca mengenai itu pak?

            • Saya tidak punya rekomendasi buku yang membahas uji asumsi klasik di LISREL…

              • oh baik pak..
                1. Pak, apa bedanya menggunakan software SPSS dan Lisrel utk analisis jalur?atau mungkin keakuratannya pak?
                Menurut bapak lebih baik menggunakan yang mana pak? kenapa pak?
                2. apa boleh pak dalam satu penelitian saya menggunakan 2 software? sebenarnya saya ingin memakai Lisrel, tetapi saya cari tentang langkah-langkah untuk uji asumsi klasiknya belum ketemu pak. jadi yang uji asumsi mau saya gunakan SPSS, apa diperbolehkan pak?

                • 1. SPSS tidak menghitung indirect effet..jadi anda yang nanti menghitungnya secara manual..atau harus dibanti makro sobel/indirect. Sedangkan Lisrel akan menampilkan indirect effect beserta t value nya.
                  2. Jika menggunakan LISREL, maka gunakan parameter uji di LISREL..jika path analysis, maka cukup uji multiko, linieritas dan normalitasnya serta ukuran sampel yang memadai.
                  Coba cek disini mengenai asumsi analisis jalur
                  http://ibgwww.colorado.edu/twins2002/cdrom/HTML/BOOK/node76.htm

              • Pak, di artikel bapak yg berjudul Path Analysis with lisrel dituliskan bahwa asusmsi path (dan kalo boleh saya mengartikan):
                1. hub var harus linear–> dibuktikan dg uji linearitas
                2. multicolinearity–>dibuktikan dg uji multokolinearitas
                3. error terms tdk berkolerasi dg var manapun
                4. disturbance term sebailnya tdk berkolerasi dg endogenous var

                nah, bedanya nmr 3 dan 4 apa ya pak? kok sya kira artinya sama. lalu, supaya tau bahwa data saya tdk mengandung nmr 3 dan 4 diuji pakai apa pak? apakah uji autokol?
                terima kasih pak

              • alhamdulillaah, terima kasih banyak pak untuk penjelasannya yg terakhir ini.
                saya sudah buka link yg bapak kasih. nah pak, untuk menguji multikol dan linearitas apa bisa pak dilakukan di lisrel? karena saya baru menemukan cara2nya yg utk uji normalitas dan screening datanya, untuk 2 uji tsb belum saya temukan di buku maupun di google. mohon tutorialnya pak

  24. Pak, saya mau tanya, apakah metode analisis jalur memerlukan uji asumsi klasik sebagai prasyarat juga?
    mohon penjelasannya. terima kasih

  25. Pak Hendry. judul penelitian saya pengaruh komitmen profesional terhadap tekanan anggaran waktu dan perilaku disfungsional auditor. saya menggunakan analisa jalur untuk mengetahui pengaruhnya. selain itu saya juga ingin melakukan uji untuk mengetahui pengaruh antara variabel tersebut, dimana posisi level (jabatan) auditor sebagai responden mempengaruhi pengaruh antar variabel tersebut. bagaimana cara melakukan uji tersebut?
    mohon di balas via email. terimakasih Pak Hendry…

  26. pak saya mau tanya tentang analisis jalur yang menggunakan data kategori. saya sudah membaca literatur, bisa analisis jalur dengan data kategori namun saya tidak menemukan langkah-langkah analisisnya. mohon penjelasannya pak. terimakasih🙂

  27. pak, saya mau bertanya. jika penelitian saya menggunakan variabel intervening, metode analisis data mana yang sebaiknya saya gunakan? multiple regression atau path analysis?
    terima kasih, pak🙂

  28. Pak buku yang cocok untuk analisis path dengan menggunakan program PLS, Apa ya,
    Judul saya tentang partisipasi anggaran dan kinerja manajerial. Dan kuisioner. Mohon bantuannya ke email saya

  29. pak saya mau tanya, apakah kita bisa menggunakan path jika kita hanya menggunakan sampel 30 orang saja ?

  30. asalamu alaikum
    saya mahasiswa matematika MIPA semester akhir kesulitan mencari judul sbagi judul penelitian saya, dan saya tertarik dgn analisis jalur, kira kira judul apa yang saya mau angkt sbgai judul proposal saya pak, mohon masukannya,,,
    mhon di infokan di email saya,
    trima kasih

  31. judul penelitian saya tentang pengaruh konflik peran ganda terhadap kinerja dan pengembangan karir karyawan. saya menggunakan analsis PLS. saya bingung menentukan model indikatornya, setelah saya buat konflik peran ganda dan kinerja menjadi model formatif dan pengembangan karir model refleksif. saya mendapatkan hasil untuk uji validitas model formatif tidak signifikan dengan t-tabel (t-statistic lebih kecil). saya harus bagemna ya pak?mohon bantuannya.terima kasih

  32. Mas Hendry, dapat e2=512,perhitungannya dari mana ya? Thx a lot

  33. Pak, maaf saya mau tanya. judul skripsi “pengaruh pajak daerah (x1), retribusi daerah (x2) dan hasil pengelolaan kekayaan daerah (x3) terhadap pendapatan asli daerah (Y). saya menggunakan regresi linier berganda. Yang ingin saya tanyakan, haruskah saya menggunakan path analysis? mohon jawabannya Pak. trm ksh.

  34. Ass.wr.wb.
    Pak saya mau tanya, saya bingung dengan judul skripsi saya harus menggunakan metode regresi apa. Judul skripsi saya pengaruh pembiayaan mikro terhadap profitabilitas bank dan kesejahteraan pedagang umkm, menggunakan 1 variabel x dengan 2 variabel y. Saya harus menggunakan metode regresi apa ya pak? Sederhana atau berganda?
    Mohon diinfokan ke email saya. Terimakasih atas bantuannya.
    Wassalam.

  35. davidsnugroho

    mas, saya mau menggunakan analisis jalur dengan SPSS. cara menguji kelayakan modelnya bagaimana ya?

  36. Ahmad Ramadhan, SE

    Tanya mas..!
    1) Apa bedanya analisis jalur dengan analisis parsial dalam regresi berganda, keduanya analisis itu juga memperhitungkan keberadaan variabel independen lain yang turut berpengaruh terhadap variabel independen?

    2) Apa kegunaan dari analisis jalur dalam terapan kasus nyata?

    3) Jika kita mempunyai beberapa variabel analisis dan 1 variabel independen. Namun sifat datanya adalah ordinal (kategori tidak berjenjang). Di dalam kajian permasalaan dan pustakanya, ternyata hubungan dan pengaruh variabel-variabel ordinal tersebut juga mempunyai sifat mirip dengan regresi.(lebih dari satu variabel independen secara bersama berpengaruh terhadap variabel dependen. Alat analisis apa yang tepat untuk digunakan?

  37. SKRIPSI saya berjudul PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN.

    saya udah konsultasi sama dosen pembimbing, kata nya bisa menggunakan analisis jalur dan bisa gak.

    melihat dari kerangka konseptualnya, lingkungan kerja itu mempengaruhi stress. berarti otomatis harus menggunakan analisis jalur. bagaimana penerapannya?

    kalo seandainya saya tdk gunakan analisis jalur, apatdk akan muncul masalah nantinya?

    mohon penjelasannya mas🙂

  38. Salam kenal, saya mahasiswa tingkat akhir. Saya sudah melakukan try out untuk aitem penelitian saya. Kebetulan saya memakai 3(y), hasil aitem tryout saya yang gugur berbeda antara y1, y2, maupun y3. Apakah sebaiknya jumlah aitem yang tidak gugur saya samakan atau saya menurut hasil tryout yang telah saya lakukan ? Terimakasih Pak🙂

  39. buku path analysis karangan yg plg komprehensif

    • tentang path analysis bisa diperoleh dari buku2 SEM..
      rekomendasi saya..buku Hair, dkk (2006); Setyohari W (2008), dan Kusnendi (2008)..judul buku liat di daftar pustaka teorionline..
      thanks

  40. Pak, saya mau tanya apakah dalam path analysis perlu menggunakan uii asumsi klasik?
    Mohon penjelasannya pak. Terima kasih.

  41. Analisa jalur merupakan pengembangan dari regresi, apakah itu berarti uji asumsi klasik regresi harus dilakukan juga? Ataukah ada uji-uji lain yang harus dilakukan sebelum bisa menggunakan path analysis?

  42. pak saya mau tanya,. mengapa sampel analisis jalur minimal harus 100 responden.

  43. pak, saya mau bertanya, apakah bisa analisis jalur dengan menggunakan data panel?

  44. pak saya mau bertanya pa, skripsi saya tentangpengaruh fiancial leverage, profitabilitas dan operating cash flow terhadap tingkat underpricing dan dampaknya terhadap liuiditas saham. saya mau bertanya pa alanisis stasistik spt apa yang harus saya gunakan? apakah path? dan seperti apa diagram path nya pa saya masih bingung pak besera rumus persamaannya.

    trimakasih pak sebelumnya, mohon jawabanya dikirim ke email triovlxvi@yahoo.com
    hatur nuhun..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: