REPEATED-MEASURES ANOVA Chapter 1

REPEATED-MEASURES ANOVA

Repeated Measures ANOVA digunakan bila akan dilakukan uji beda > 2 kali pengukuran. Prinsipnya sama dengan paired t test (membandingkan rata-rata dua sampel yang saling berhubungan), hanya saja pengukuran lebih dari dua kali untuk teknik ini. Sementara perbedaannya dengan ANOVA adalah sampel pada uji ini adalah sampel yang berhubungan, sementara ANOVA mensyaratkan sampel indendepen.

ASUMSI REPEATED MEASURE

Pertama. Variable berskala interval atau ratio (continuous).

Kedua. Dependent variable memiliki Normally distributed. Lihat uji normalitas di sini

Ketiga. Asumsi Sphericity (mirip uji homokedastis)

Sphericity adalah kondisi dimana varians dari perbedaan antara semua grup terkait kombinasi (tingkat) adalah sama. Pelanggaran Sphericity adalah ketika varians dari perbedaan antara semua grup terkait kombinasi tidak sama.  Sphericity dapat disamakan dengan homogenitas varians di antara-subjek ANOVA.

Keempat. Pengukuran dilakukan lebih dari 2 kali

Contoh sederhananya adalah menguji kinerja pegawai sebelum pelatihan, baru selesai pelatihan, dan 1 tahun setelah pelatihan.

Oke langsung aja..kita buat analisis kasusnya

 

STUDI KASUS

Seorang manager ingin mengetahui tingkat penjualan sales-salesnya sebelum dilakukan pelatihan, 3 bulan setelah pelatihan, dan 1 tahun setelah pelatihan. Data dikumpulkan dari 20 orang pegawai dari divisi penjualan.

Data Lihat Di sini

PENYELESAIAN KASUS

ANALYZE -> general Linier Model  repeated Measures

Ketik JUAL pada kotak : within Subject, dan masukkan 3 pada number of level. Klik ADD

Maksudnya : kita akan menguji membandingkan hasil pengukuran berdasarkan 3 kali pengukuran

Masukkan SALES pada Box Measure Name, lalu Klik ADD

Klik DEFINE

Masukkan Hasil Transformasi ke Box Kanan seperti contoh dengan mengklik Tombol –>

Click PLOTS. Lalu masukkan “JUAL” factor dari “Factors:” ke “Horizontal Axis:”

Click ADD. Sehingga akan menjadi seperti ini

Klik CONTINUE

Masukkan factor “METHOD” dari “Factor(s) and Factor Interactions:” box ke “Display Means for:” box.

Tandai “Compare main effects” checkbox dan Pilih “Bonferroni” dari menu drop-down

Tandai “Descriptive statistics” dan “Estimates of effect size” checkboxes di “Display” area.

Click CONTINUE – OK

Bersambung…

Next –> Hasil dan Interpretasi

Posted on June 15, 2011, in REPEATED-MEASURES ANOVA. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. makasih atas tulisannya, tidak selalu tapi sering jadikan referensi. makasih smota tetap sehat, kuat, sejahtera dan sukses selalu

  2. Maaf pak saya mau tanya
    Saya sedang meneliti mengenai modal intelektual terhadap kinerja keuangan
    rumusan masalahnya
    apakah kinerja keuangan empat tahun mendatang dipengaruhi oleh kinerja modal intelektual tahun sebelumnya
    jadi tahun kinerja keuangan selama tahun (2010, 11, 12, 13), kinerja modal intelektual tahun 2009 saja

    apakah saya dapat menggunakan repeaated measure anova?
    alat apa yang lebih cocok?
    Dosen saya tidak menghendaki menggunakan regresi
    terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: