Charles Spearman (1863 – 1945)

Charles Spearman (1863 – 1945)

Charles Spearman adalah murid dari Wundt di Leipzig dan Galton di London. Ia memulai karirnya sebagai psikolog dan pada tahun 1904 ia meletakkan dasar psikonometri sebagai salah satu ilmu kuantitatif. Konsep one factor yang diusulkannya menyebkan ia memperoleh julukan “the father of factor analysis”

 

credit photo from : http://www.education.com/reference/article/spearman-charles-edward-1863-1945/Biografi dari WIKI

Spearman memiliki latar belakang yang tidak biasa bagi seorang psikolog. Setelah 15 tahun sebagai perwira di Angkatan Darat Inggris ia mengundurkan diri untuk belajar untuk PhD dalam psikologi eksperimental. Di Inggris, psikologi secara umum dipandang sebagai cabang filsafat dan Spearman memilih untuk studi di Leipzig di bawah Wilhelm Wundt, karena Spearman tidak memiliki kualifikasi konvensional dan Leipzig memiliki persyaratan masuk liberal. Ia dimulai pada tahun 1897, dan setelah beberapa gangguan (dia dipanggil kembali ke tentara selama Perang Afrika Selatan) dia memperoleh gelar pada tahun 1906. Dia telah menerbitkan makalah mani pada analisis faktor kecerdasan (1904).

Spearman bertemu dan terkesan psikolog William McDougall yang mengatur Spearman untuk menggantikan dia ketika dia meninggalkan posisinya di University College London. Spearman tinggal di University College sampai ia pensiun pada tahun 1931. Awalnya ia Reader dan kepala laboratorium psikologi kecil. Pada tahun 1911 ia dipromosikan ke jabatan guru Grote dari Filsafat Pikiran dan Logika. Gelarnya diubah menjadi Profesor Psikologi pada tahun 1928 ketika Departemen Psikologi terpisah diciptakan.

Ketika Spearman terpilih untuk Royal Society pada tahun 1924 kutipan “Dr Spearman telah membuat banyak penelitian di bidang psikologi eksperimental banyak makalah yang diterbitkan-nya mencakup bidang yang luas,. Tapi dia terutama dibedakan oleh pekerjaan pelopor dalam penerapan metode matematika untuk analisis dari pikiran manusia, dan studi aslinya korelasi di bidang ini. Dia telah mengilhami dan diarahkan riset oleh banyak murid. ” Puncak prestasi Spearman adalah penemuan faktor umum dalam kecerdasan manusia (Spearman, 1904), [1] dan pengembangan selanjutnya tentang teori “g” (Spearman, 1923) [2] dan sintesis kerja empiris pada kemampuan ( Spearman, 1927) [3].

Spearman sangat dipengaruhi oleh karya Francis Galton. Galton memang perintis bekerja di psikologi dan korelasi , alat statistik utama yang digunakan oleh Spearman.

 

Source :

(1)     Spearman, C. (1904). “General intelligence” objectively determined and measured. “American Journal of Psychology”, 15, 201–293.

(2)     Spearman, C. (1923). “The nature of intelligence and the principles of cognition”. London: Macmillan.

(3)     Spearman, Charles (1927). The Abilities of Man: Their Nature and Measurement. New York (NY): Macmillan.

(4)     Lovie, P., & Lovie, A. D. (1996). Charles Edward Spearman FRS (1863–1945). Notes and Records of the Royal Society of London, 50, 75– 88.

(5)     Ian J. Deary, Martin Lawn, and David J. Bartholomew (2008), History of Psychology 11, 122–142A CONVERSATION BETWEEN CHARLES SPEARMAN, GODFREY THOMSON, AND EDWARD L. THORNDIKE: The International Examinations Inquiry Meetings 1931–1938

http://www.indiana.edu/~intell/spearman.shtml

http://en.wikipedia.org/wiki/Charles_Spearman

Advertisements

Posted on October 10, 2011, in Tokoh Statistik. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: