Jawaban untuk ANITA

Analisis faktor itu emang jenisnya ada dua eksplanatori dan konfirmatory. Perbedaan keduanya adalah eksplanatory digunakan untuk menyeleksi faktor mana yang dianggap dapat mewakili variabelnya, sementara konfirmatory untuk menguji validitas faktor.

Langkah ujinya relatif sama..hanya pada eksplanatory dilakukan rotasi dan membuang variabel yang memiliki loading faktor < 0.50

Contoh saya di atas itu adalah konfirmatory karena merujuk teori tertentu (maka tujuannya adalah mengkonfirmasi), dan tidak dilakukan rotasi untuk mengelompokkan 5 indikator itu ke dalam faktor-faktor yang baru…

Kata kuncinya adalah CFA dilandasi oleh teori tertentu. dan seperti variabel yang kamu uji itu jelas bentuknya adalah konfirmatory. Jika eskplanatory..seluruh pertanyaan digabung menjadi satu dan membiarkan SPSS menyeleksi pertanyaan tersebut dan membentuknya ke dalam faktor baru…

Saya sarankan pake aja AMOS

Jika tidak normal, dengan AMOS dapat dicek outliernya..sehingga outlier yang menyebabkan data tidak normal dapat dieliminasi.

 

Posted on January 19, 2012, in Jawaban Khusus. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: