Monthly Archives: February 2012

JENIS-JENIS VALIDITAS

JENIS-JENIS VALIDITAS

by Hendry

https://teorionline.wordpress.com/

 

Ada beberapa jenis validitas yang digunakan untuk menguji ketepatan ukuran, diantaranya validitas isi (content validity) dan validitas konsep (concept validity).

Validitas Isi

Validitas isi atau content validity memastikan bahwa pengukuran memasukkan sekumpulan item yang memadai dan mewakili yang mengungkap konsep. Semakin item skala mencerminkan kawasan atau keseluruh konsep yang diukur, semakin besar validitas isi. Atau dengan kata lain, validitas isi merupakan fungsi seberapa baik dimensi dan elemen sebuah konsep yang telah digambarkan.

Read the rest of this entry

MENGAKTIFKAN DATA ANALYSIS TOOLS PADA EXCEL

 

Analisis statistik sebenarnya dapat dilakukan melalui Excel dengan bantuan tool “data analysis”.

Analysis ToolPak adalah Microsoft Office Excel dilakukan instalasi Microsoft Office or Excel. Untuk menggunakannya perlu dilakukan langkah2 berikut ini :

  1. Click the Microsoft Office Button , lalu click Excel Options.
  2.  Click Add-Ins, lalu pada  Manage box, pilih Excel Add-ins.
  3. Click Go.
  4. di dalam  Add-Ins available box, pilih Analysis ToolPak check box, lalu click OK.
  5. Setelah proses loading selesai maka “Data Analysis command” akan tersedia  Data tab

 

Add-Ins

Data Analysis Tools

Jenis-jenis analisis yang dapat digunakan antara lain :

The CORREL and PEARSON worksheet functions both calculate the correlation coefficient between two measurement variables when measurements on each variable are observed for each of N subjects. (Any missing observation for any subject causes that subject to be ignored in the analysis.) The Correlation analysis tool is particularly useful when there are more than two measurement variables for each of N subjects. It provides an output table, a correlation matrix, that shows the value of CORREL (or PEARSON) applied to each possible pair of measurement variables.

The correlation coefficient, like the covariance, is a measure of the extent to which two measurement variables “vary together.” Unlike the covariance, the correlation coefficient is scaled so that its value is independent of the units in which the two measurement variables are expressed. (For example, if the two measurement variables are weight and height, the value of the correlation coefficient is unchanged if weight is converted from pounds to kilograms.) The value of any correlation coefficient must be between -1 and +1 inclusive.

The Correlation and Covariance tools can both be used in the same setting, when you have N different measurement variables observed on a set of individuals. The Correlation and Covariance tools each give an output table, a matrix, that shows the correlation coefficient or covariance, respectively, between each pair of measurement variables. The difference is that correlation coefficients are scaled to lie between -1 and +1 inclusive. Corresponding covariances are not scaled. Both the correlation coefficient and the covariance are measures of the extent to which two variables “vary together.”

The Covariance tool computes the value of the worksheet function COVAR for each pair of measurement variables. (Direct use of COVAR rather than the Covariance tool is a reasonable alternative when there are only two measurement variables, that is, N=2.) The entry on the diagonal of the Covariance tool’s output table in row i, column i is the covariance of the i-th measurement variable with itself. This is just the population variance for that variable, as calculated by the worksheet function VARP.

The Descriptive Statistics analysis tool generates a report of univariate statistics for data in the input range, providing information about the central tendency and variability of your data.

The Exponential Smoothing analysis tool predicts a value that is based on the forecast for the prior period, adjusted for the error in that prior forecast. The tool uses the smoothing constant a, the magnitude of which determines how strongly the forecasts respond to errors in the prior forecast.

The Fourier Analysis tool solves problems in linear systems and analyzes periodic data by using the Fast Fourier Transform (FFT) method to transform data. This tool also supports inverse transformations, in which the inverse of transformed data returns the original data.or example, in a class of 20 students, you can determine the distribution of scores in letter-grade categories.

dst…silahkan baca sendiri di menu “help Excel”

NEOLIBERALISME

Pemikiran neoliberalisme dipengaruhi oleh madzab ekonomi Univesitas Chicago yang dipelopori oleh Milton Friedman. Faham ini menganggap intervensi oleh pemerintah sebagai bentuk ketidakefisienan pasar (oleh sebab itu menolak “Keynesianism”). Adapun cirri-ciri neoliberalisme antara lain :

  1. Pemerintah seharusnya tidak menjalankan kebijakan fiscal yang berakibat defisit yang besar (karena defisit biasanya ditutup dengan utang dan utang akan membebani generasi yang akan datang serta inflasi yang tinggi)
  2. Mengubah arah pengeluaran negara dari subsidi (yang bersifat umum) ke pengeluaran untuk program yang pro-growth dan pro-poor seperti jasa layanan pendidikan dan investasi infrastruktur
  3. Reformasi pajak dengan memperluas cakupan objek kena pajak tetapi menurunkan tarif pajak
  4. Tingkat bunga yang ditentukan oleh pasar
  5. Nilai tukar mata uang yang mengambang
  6. Liberalisasi perdagangan
  7. Liberalisasi aliran dana
  8. Privatisasi badan usaha milik negara
  9. Deregulasi atas peraturan yang menyebabkan hambatan pasar
  10. Perlindunga hukum atas hak milik

Dirangkum dari buku Gudono. 2012. Teori Organisasi. Yogyakarta : BPFE

 

Model Servqual

Model Servqual yang dikembangkan oleh Parasuraman (1985, 1988) terdiri dari lima dimensi yaitu :

  1. Tangibles atau bukti fisik, yaitu kemampuan suatu perusahaan dalam menunjukkan eksistensinya kepada pihak eksternal.
  2. Reliability atau keandalan, yaitu kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanaan sesuai yang dijanjikan secara akurat dan terpercaya.
  3. Responsiveness atau daya tanggap, yaitu suatu kemauan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada pelanggan dengan memberikan informasi yang jelas.
  4. Assurance atau jaminan dan kepastian, yaitu pengetahuan, kesopansantunan, dan kemampuan karyawan perusahaan dalam menumbuhkan rasa percaya para pelanggan kepada perusahaan.
  5. Empathy yaitu memberikan perhatian yang tulus dan bersifat individual atau pribadi yang diberikan kepada para pelanggan dengan berupaya memahami keinginan konsumen.

Kajian Budaya Organisasi dari Hofstede

Kajian Budaya Organisasi dari Hofstede

Oleh : Hendry

Hofstede (1980; 1991) melalui penelitiannya berhasil mengidentifikasi 5 model karakteristik untuk menilai sebuah kultur di masyarakat lintas negara. Dengan mengambil sampel di 40 negara, Hofstede menemukan bahwa manager dan karyawan memiliki lima dimensi nilai kultur nasional yang berbeda-beda. Kelima kultur tersebut adalah :

  1. Jarak kekuasaan merupakan sifat kultur nasional yang mendeskripsikan tingkatan dimana masyarakat menerima kekuatan dalam institusi dan organisasi didistribusikan tidak sama.
  2. Individualisme/Kolektivisme. Individualisme merupakan sifat kultur nasional yang mendeskripsikan tingkatan dimana orang lebih suka bertindak sebagai individu daripada sebagai kelompok. Kolektivisme menunjukkan sifat kultur nasional yang mendeskripsikan kerangka social yang kuat dimana individu mengharap orang lain dalam kelompok mereka untuk menjaga dan melindungi mereka.
  3. Maskulinitas-Feminimitas. merupakan tingkatan dimana kultur lebih menyukai peran-peran maskulin tradisional seperti pencapaian, kekuatan, dan pengendalian versus kultur yang memandang pria dan wanita memiliki posisi sejajar. Penilaian maskulinitas yang tinggi menunjukkan bahwa terdapat peran yang terpisah untuk pria dan waniya, dengan pria yang mendominasi masyarakat.
  4. Penghindaran ketidakpastian merupakan tingkatan dimaan individu dalam suatu negara lebih memilih situasi terstruktur dibandingkan tidak tersetruktur.
  5. Orientasi jangka panjang merupakan tipologi terbaru dari Hofstede. Poin ini berfokus pada tingkatan ketaatan jangka panjang masyarakat terhadap nilai-nilai tradisional. Individu dalam kultur orientasi jangka panjang melihat bahwa ke masa depan dan menghargai penghematan, ketekunan dan tradisi.

Referensi :

Kreitner dan Kinicki. 2005. Perilaku Organisasi. Jakarta : Salemba Empat

ISTILAH STATISTIK : A

ISTILAH STATISTIK

A
Action research
metode yang memprakarsai proses perubahan dengan focus pada peningkatan (incremental), untuk mempersempit perbedaan (gap) antara keadaan sebenarnya dan keadaan actual
Read the rest of this entry

Natalie Imbruglia

Galery Photo Natalie Imbruglia

Idola jaman SMA dulu…

 

Image from http://www.hissandpop.com

Image from http://img474.imageshack.us

Image from hissandpop.com

Image from artinbase.com

Image from hissandpop.com

 

Profil

Nama Asli
Natalie Jane Imbruglia

Tanggal Lahir
04 Februari 1975

Tempat Lahir
Sydney, New South Wales

Tinggi Badan
162

Kewarganegaraan
Australia

Suami/Istri
Daniel Johns

Populer Sejak
Merilis single “Torn” (1997)

Source : http://www.wowkeren.com/seleb/natalie_imbruglia/profil.html

 

TEORI di BAB I, bolehkah ??

BOLEHKAH DI BAB I ADA TEORI ??

oleh : Hendry

Dosen              : Bab I gak boleh ada teori !…
Mahasiswa   : Kenapa Pak ?
Dosen              : Bab I itu hanya untuk uraian masalah….

 

Percakapan di atas adalah contoh. Ada yang bertanya ke saya…kenapa di bab 1 tidak boleh ada teori ?..

Saya kemudian menjawab, “kenapa gak boleh ??”

Begini ceritanya..(hmmm)

Clue sederhanya adalah : “permasalahan yang diuraikan di bab I itu tidak semata-mata dari fakta2 di lapangan, namun juga adanya gap antara teori dan fakta dilapangan, atau research gap antara satu peneliti dengan peneliti lainnya”.

Contoh : Penelitian Faktor yang mempengaruhi Turnover

Latar Belakang Masalah

paragraf 1
Turnover merupakan …..(teori 1). Beberapa aspek yang mempengaruhi turnover antara lain ..(teori 2)
 
Paragraf 2
PT. ABC adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan. Perusahaan ini……
 
Paragraf 3
Dalam upaya menurunkan turnover karyawannya, perusahaan ini telah memberikan besaran gaji di atas rata-rata perusahaan sejenis, namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa turnover di perusahaan ini tetap tinggi.  Hal ini telah merugikan perusahaan karena harus…..
 
Paragraf 4
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari bagian kepegawaian, diperoleh data yang memperlihatkan tingginya turnover pegawai…(menguraikan fakta)
 
paragraf 5
Hasil wawancara awal diperoleh informasi yang menyebutkan banyaknya rekan kerja mereka yang keluar disebabkan perilaku pimpinan….(menguraikan data observasi awal)
 
Paragraf 6
Sejalan dengan permasalahan yang terjadi di lapangan, beberapa penelitian juga membuktikan bahwa….(menguraikan bukti empiris hasil penelitian terdahulu, beserta gap yang terjadi)
 
dst..
 

Kesimpulan

jadi menurut saya sudah jelas..bab I memang sebaiknya mencantumkan teori, karena sangat mustahil menjelaskan fakta yang terjadi di lapangan tanpa mengaitkannya dengan teori yang ada…

Sekian….

Modul Belajar Komputer SD Kelas III

Terdiri dari materi mengetik sepuluh jari, membuat Tabel, Logo untuk siswa kelas III Sekolah dasar

Materi silahkan download sini

Modul Belajar Komputer SD Kelas 2

Modul Pelajaran Komputer Kelas II Sekolah Dasar

Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti.

Modulnya Download disini

Cara Mengukur Kepuasan Kerja

Metode Pengukuran Kepuasan Kerja

oleh : Hendry

 

Terdapat banyak cara untuk mengukur kepuasan kerja karyawan dalam suatu organisasi/perusahaan baik besar maupun kecil. Paling tidak terdapat empat cara yang dapat dipakai untuk mengukur kepusan kerja, yaitu (1) Rating Scale, (2) Critical incidents, (3) Interviews dan (4) Action Tendencies

Read the rest of this entry

Cara Menghadapi Respon Kosong pada Kuesioner

Cara Menghadapi Respon Kosong pada Kuesioner

by Hendry

Teori Online Tips

Kadang kala kita menemukan banyak responden yang tidak mau mengisi pertanyaan / pernyataan yang diajukan dalam kuesioner yang kita sebarkan. Bagaimana menghadapi masalah ini ?

Ada beberapa pertimbangan yang dijelaskan Uma Sekaran dalam menghadapi masalah ini,

Jika respon kosong mencapai 25% item kuesioner, maka lebih baik kuesioner itu tidak dimasukkan dalam kumpulan data untuk dianalisis

Contoh :

Kuesioner motivasi kerja yang terdiri dari 10 pertanyaan, dan 3 pertanyaan tidak dijawab oleh responden, maka angket itu sebaiknya dibuang.

Pertama. Respon kosong pada skala interval (misal 7 titik), maka dapat diberikan skor tengah (netral)

Kedua. Membiarkan computer mengabaikan respon kosong saat analisis dilakukan.

Ketiga. memberikan pada item nilai keluar respon dari semua yang merespon item tersebut

Keempat. Memberi item tersebut rata-rata respon dari responden khusus pada semua pertanyaan lain yang mengukur variabel tersebut

Kelima. Memberikan respon kosong sebuah angka acak dalam skala yang digunakan.

Dari lima cara yang dikemukakan di atas, pendekatan umum yang digunakan adalah memberikan angka nilai tengah dalam skala sebagai nilai atau mengabaikan item tersebut dalam proses analisis

Cara terbaik menangani data yang hilang untuk meningkatkan validitas penelitian (khususnya sampel besar) adalah mengabaikan kasus dimana data yang berkaitan dengan analisis tertentu hilang.

 

Referensi :

Uma Sekaran. 2006. Metode Penelitian Bisnis. Jakarta : Salemba empat. pp. 170 – 171

 

Referensi Buku : Teori Organisasi oleh Gudono Phd

Tentang Buku :

Buku TEORI ORGANISASI  karya Prof. Dr. Gudono, Ak MBA (dosen Fak Ekonomika dan Bisnis UGM) edisi 2 (2012) membahas berbagai teori-teori tentang organisasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa manajemen, akuntansi, ilmu ekonomi, sosiologi, dan filsafat. Beberapa teori yang dibahas, misalnya: teori keagenan (agency theory), teori ekologi populasi, teori kontinjensi, macam-macam teories of needs, transaction cost theory, dan instutusionalisme (teori kelembagaan).

Di dalam buku tersebut aspek lingkungan, terutama ideologi, juga dibahas. Beberapa ideologi yang dibahas misalnya: kapitalisme, neoliberalisme, sosialisme, libertarian, dan anarkisme.

Pokok pemikiran yang dikupas dalam buku ini berasal dari banyak tokoh, antara lain: Berle & Means, Williamson, DiMaggio, Noam Chomsky, Naomi Klein, Milton Friedman, Jensen & Meckling, Doughlas C. North, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dalam menguraikan setiap teori organisasi penulis menggunakan pendekatan historical structuralism. Dengan pendekatan ini sejarah suatu teori serta pertentangan antara teori yang satu dengan teori yang lain dikupas secara rinci, sehingga uraian menjadi menarik.

Dengan mengadopsi teori-teori yang diuraikan dalam buku ini kualitas riset Anda akan ditingkatkan secara drastis! Mahasiswa pada level apa yang membutuhkan buku ini? Mahasiswa S1 upper level, mahasiswa S2 dan S3 yang sedang menulis tesis dan disertasi yang berasal dari departemen-departemen yang disebutkan di atas.

Daftar Isi

Bab 1 Pendahuluan : Potret Teori, Paradigma dan Ideologi tentang Organisasi
Bab 2 Manajemen lasik dan Scientific Management Theory
Bab 3 Struktur Organisasi : Teori Psikologi dalam Analisis Organisasi
Bab 4 Teori Kontijensi Struktural
Bab 5 Teori Ketergantungan Sumber Daya
Bab 6 Teori Ekologi Populasi
Bab 7 Teori Keagenan
Bab 8 Teori Institusional
Bab 9 Ideologi dan Organisasi : Kapitalisme, Liberal dan Neoliberalisme
Bab 10 Ideologi Radikal dan Teori-Teori Kritis
Bab 11 Agama, Ideologi, da Moralitas

Komentar Saya :

Cukup lengkap dan menambah buku teori organisasi yang sebelumnya saya punya yaitu karangan Robbins. Materi yang dimasukkan di buku ini pun terkini dengan memasukkan kajian mengena apa itu “neoliberalisme” yang sebelumnya hanya kita dengar dari media.

Jadi…yang mau mempelajari teori organisasi, buku ini layak dikoleksi.

Informasi pembelian dan lainnya bisa dilihat di sini

DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI Bagian 2

DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI Bagian 2

Rangkuman Teori oleh HENDRY

 

ABSTRACT

Desain dan struktur Organisasi merupakan faktor penting yang mempengaruhi perilaku individu dan kelompok-kelompok yang ada di dalam organisasi. Berbagai perubahan yang terjadi dalam manajemen dalam lingkungan bisnis global saat ini merupakan alasan utama desain dan struktur menjadi lebih diperhatikan.

A. KONSEP DASAR

Dalam konteks desain organisasi, Ivancevich (2008) mendefinisikannya sebagai proses penentuan keputusan untuk memilih alternatif kerangka kerja jabatan, proyek pekerjaan, dan departemen. Dengan demikian, keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi.

Read the rest of this entry

Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA TEORI ONLINE

Ekonomi, Manajemen dan Psikologi

Andreas Budiharjo (2011). Organisasi : Menuju Pencapaian Kinerja Optimum. Jakarta : Prasetya Mulya Publishing

Anwar Prabu Mangkunegara. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung : PT. Remaja Rosda Karya

Anwar Prabu Mangkunegara. 2005. Evaluasi Kinerja. Bandung : Refika Aditama

Anwar Prabu Mangkunegara. 2005. Perilaku dan Budaya Organisasi. Bandung : Refika Aditama

Anwar Prabu Mangkunegara. 2005. PPSDM. Bandung : Refika Aditama

Barda Nawawi Arif, Prof, Dr. 2007. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta : Kencana

Budi Frensidy. 2010. Matematika Keuangan. Jakarta : Salemba Empat

Christopher Lovelock, Jochen Wirtz, Jacky Mussry. 2012. Pemasaran Jasa Manusia, Teknologi, Strategi : Perspektif Indonesia. Jakarta : Erlangga

Chris Rowley dan Keith Jackson. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Dessler, Gary. 2009. Manajemen SDM buku 1. Jakarta : Indeks

Dessler, Gary. 2009. Manajemen SDM buku 1. Jakarta : Indeks

Esposito, Jean E. 2003. Seni Komunikasi : Membangun Pengertian di tempat kerja. Jakarta : Prestasi Pustaka

F.X. Urip, dkk. 2004. Mengatasi Krisis Manusia di Perusahaan. Jakarta : Grasindo

Frances Hasselbein, et.al. 2003. On High Performance Organization. Jakarta : Elexmedia Komputindo

Garry Groth-Marnat. 2010. Handbook Psychological Assessment. Edisi Kelima, Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Goleman, et.al. 2006. Kepemimpinan berdasarkan EQ. Jakarta : GPU

Gomes, Faustino Cardoso, Dr. 2003. MSDM. Yogyakarta : Andi

Gudono. 2012. Teori Organisasi. Yogyakarta : BPFE

Hadari Nawawi, et.al. 2006. Kepemimpinan yang Efektif. Yogyakarta : UGM Press

Handoko TH,. 2001. Manajemen Personalia dan  Sumber  Daya Manusia.  Edisi 2. Yogyakarta: BPFE

Husein Umar. 2005. Evaluasi Kinerja Perusahaan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Jalaludin Rakhmat, 2005, Psikologi Komunikasi, edisi revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

James C, Van Horne dan Wachiwicz. 2005. Fundamental of Financial Management. Buku 1 dan 2. Jakarta : salemba empat

Jefrey K. Liker, Michael Hoseus. 2008. Toyota Culture. Jakarta : Esensi.

Ivancevich, John. M, dkk. 2008. Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta : Erlangga

Kreitner, Robert dan Kinicki, Angelo. 2005. Perilaku Organisasi, buku 1 dan 2, Jakarta : Salemba Empat.

Kotler,Philip & Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. Jakarta : Indeks

Manullang M., & Manullang M. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. (edisi-1), Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta.

Mathis, Robert L. dan John H. Jackson. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Pertama Salemba Empat, Jakarta

Michael E. Porter. 2007. Strategi Bersaing (competitive strategy). Tangerang : Kharisma Publishing Group.

Munandar, Sunyoto. 2001. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta : UI Press

Richard L. Daft. 2010.  Era Baru Manajemen.  Buku 1 dan 2. Jakarta : Salemba Empat

Robbbins  dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi, Buku 1 dan 2. Jakarta : Salemba Empat

Robbins & Coulter. 2007. Manajemen. Jakarta : Indeks

Ruky. , Ahmad. 2002. Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Sadili Samsudin. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung Pustaka Setia.

Setyobroto, Sudibyo, 2004. Psikologi Suatu Pengantar, edisi ke-dua, Jakarta : Percetakan Solo.

Siagian, Sondang. 2008. Manajemen SDM. Cet 16.  Jakarta : Bumi Aksara.

Simanjuntak, Payaman J. 2005. Manajemen dan Evaluasi Kerja. Lembaga Penerbit FEUI, Jakarta.

Soekidjo Notoatmodjo. 2009. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta : Rineka Cipta

Sopiah. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta : Andi

Talidizuhu Ndraha. 2005. Teori Budaya Organisasi. Jakarta : Rineka Cipta

Veithzal Rivai. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan : Dari Teori Ke Praktik. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Veithzal Rivai & Ahmad Fawzi Mohd Basri. 2005. Performance Appraisal Sistem Yang Tepat Untuk Menilai Kinerja Karyawan Dan Meningkatkan Daya Saing Perusahaan.. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Vincent Gaspersz dan Avanti Fontana. (2011). Organization Excellence. Bogor : Vinchisto Publication.

Yukl. 2005. Kepemimpinan Dalam Organisasi. Jakarta : Indeks.

Wirawan. 2007. Budaya dan Iklim Organisasi. Jakarta : Salemba Empat

METODOLOGI PENELITIAN DAN STATISTIK

Agus Widarjono. 2007. Ekonometrika Teori dan Aplikasi untuk Ekonomi dan Bisnis. Ekonisia. Yogyakarta

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta

Dedi Rosadi. 2012. Ekonometrika & Analisis Runtun Waktu Terapan. Yogyakarta : Andi

Freddy Rangkuti. 2011. Riset Pemasaran. Cetakan ke 10. Jakarta : Percetakan PT. Gramedia

Ghozali.,Imam. 2009. Aplikasi Multivariate Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang

Ghozali, Imam., 2008, Model Persamaan: Konsep dan Aplikasi dengan Program AMOS 16 Semarang: Badan Penerbit UNDIP

Ghozali, Imam, and Fuad, 2008, Structural Equation Modeling: Teori, Konsep dan Aplikasi Dengan Program Lisrel 8.0, Semarang: Badan Penerbit UNDIP

Ghozali, Imam., 2006, Statistik Nonparametrik, Semarang: Badan Penerbit UNDIP

Ghozali, Imam., 2006. Structural Equation Modeling Metode Alternatif dengan Partial Least Square. Semarang: Badan Penerbit UNDIP

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang : BP Universitas Diponegoro

Gudono, 2011. Analisis Data Multivariate. Yogyakarta : BPFE

Gujarati, Damodar. 2006. Dasar-Dasar Ekonometrika.Jakarta: Erlangga.

Gujarati dan Porter. 2012. Dasar-Dasar Ekonometrika. Jakarta : Salemba Empat

Jujun S. Suriasumantri. 2003. Filsafat Ilmu. Sebuah Pengantar Populer. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan

Jan Jonker, Bartjan J.W. Pennink, Sari Wahyunil. 2011. Metodologi Penelitian. Panduan Untuk Master Ph.D di bidang Manajemen. Jakarta : Salemba Empat

Hengky Latan dan Gudono. 2012. SEM : Structural Equation Modeling. Penerbit: BPFE, Yogyakarta

Kountur, Ronny. 2007. Metode Penelitian untuk penulisan Skripsi dan Tesis, edisi revisi. Jakarta : penerbit PPM.

Kusnendi. 2008. Model-Model Persamaan Struktural. Satu dan Multigroup Sampel dengan Lisrel. Bandung Albeta.

Riduwan dan Sunarto,. 2007. Statistika untuk penelitian.  Bandung : Alfabeta.

Riduwan,dan Sunarto,  2007. Pengantar Statistika. Untuk penelitian Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Komunikasi dan Bisnis. Bandung : Alfabeta

Riduwan, dan Engkos Achmad Kuncoro. 2008. Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur (Path Analysis). Bandung : Alfabeta.

Santoso, Singgih. 2002. Statistik dengan SPSS. Jakarta : Elex media Komputindo.

Sarwono, Jonathan. 2007. Analisis Jalur untuk Riset Bisnis. Yogyakarta : Andi

Sarwono, Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta : Graha Ilmu

Sedarmayanti dan Hidayat, Syarifudin. 2011. Metodologi Penelitian. Bandung : Mandar Maju

Sekaran, Uma. 2006. Research Methods for Business Buku2. Edisi 4. Salemba Empat. Jakarta.

Setyo Hari Wijanto. 2008. Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.8. Yogyakarta : Graha Ilmu

Suharsimi Arikunto. 2005. Manajemen Penelitian, edisi Revisi. Jakarta : Rineka Cipta

Sugiyono. 2003. Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeta

Suharyadi dan Purwanto. 2009. Statistika Untuk ekonomi dan keuangan modern. Salemba Empat, Jakarta.

Umar, Husein. 2003. Metode Riset Perilaku Organisasi. Jakarta : Gramedia.

Zulganef. 2006. Pemodelan Persamaan Struktural & Aplikasinya Menggunakan Amos 5. Bandung : Pustaka

etc…(+ 50)