Analisis Item : Korelasi Item-Total

Analisis Item : Korelasi Item Total

Dirangkum oleh
Hendry

Pendahuluan

Dalam prosedur kontruksi atau penyusunan test, sebelum melakukan estimasi terhadap reliabilitas dan validitas, dilakukan terlebih dahulu prosedur aitem yaitu dengan menguji karakteristik masing-masing item yang akan menjadi bagian test yang bersangkutan. Aitem-aitem yang tidak memenuhi persyaratan tidak boleh diikutkan sebagai bagian dari test. Pengujian reliabilitas dan validitas fungus tes hanya layak dilakukan terhadap kumpulan aitem-aitem yang telah dianalisis dan diuji.

Beberapa teknik seleksi yang biasanya dipertimbangkan dalam prosedur seleksi adalah koefisien korelasi item-total, indeks reliabilitas item, dan indeks validitas item. Pada tes yang dirancang untuk mengungkap abilitas kognitif dengan format item pilihan ganda, masih ada karakteristik item yang seharusnya juga dianalisis seperti tingkat kesukaran item dan efektivitas distraktor.

Teori Respon Aitem (Item Response Theory)

Dalam psikometri, item respon teori (IRT) juga dikenal sebagai trait theory, strong true score theory, or modern mental test theory, adalah sebuah paradigma untuk desain, analisis, dan skor tes, angket, dan instrumen serupa mengukur kemampuan, sikap , atau variabel lainnya. Berbeda dengan alternatif sederhana untuk membuat skala sebagai tanggapan kuesioner hitungan sederhana itu tidak berasumsi bahwa setiap item adalah sama-sama sulit. Ini membedakan IRT dari, misalnya, asumsi dalam skala Likert bahwa “Semua item diasumsikan merukan replikasi antara satu dengan yang lainnya (ulangan satu sama lain) atau dengan kata lain dianggap instrumen paralel” (1)

Teori Respon Item adalah studi tentang nilai tes dan item berdasarkan asumsi mengenai hubungan matematis antara kemampuan (atau ciri-ciri hipotesis lainnya) dan tanggapan item. Beberapa nama lainnya antara lain Item Characteristic Curve Theory, Latent Trait Theory, Rasch Model, 2PL Model, 3PL model and the Birnbaum model (4). Untuk mempelajari detail teori respon item, di berikan beberapa referensi buku yang banyak digunakan sebagai rujukan IRT(2)

Korelasi Item-Total

Salah satu parameter fungsi pengukuran item yang sangat penting adalah statistic yang memperlihatkan kesesuaian antara fungsi item dengan fungsi tes secara keseluruhan yang dikenal dengan istilah konsistensi item-total. Dasar kerja yang digunakan dalam analisis item dalam hal ini adalah memilih item-item yang fungsi ukurnya sesuai dengan fungsi ukur test seperti dikehendaki penyusunnya. Dengan kata lain adalah memilih item yang mengukur hal yang sama dengan apa yang diukur oleh tes secara keseluruhan.

Pengujian keselarasan fungsi item dengan fungsi ukur tes dilakukan dengan menghitung koefisien korelasi antara distribusi skor pada setiap item dengan distribusi skor toral tes itu sendiri. Prosedur ini akan menghasilkan koefisien korelasi item total (r it) yang juga dikenal dengan sebutan parameter daya beda item.

Posted on December 19, 2012, in METODOLOGI PENELITIAN. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: