Apakah boleh variabel ini dijadikan intervening

Saya sering mendapat pertanyaan mengenai hal ini…”bolehkan menggunakan variabel ini sebagai intervening ?”, “apakah bisa variabel ini dijadikan variabel intervening ?”..etc

Yang mau saya jelaskan adalah penempatan sebuah variabel, entah itu sebagai variabel bebas, variabel terikat, moderator ataupun intervening basisnya adalah teori dan riset sebelumnya.

Saya analogikan model mediasi sederhana.

X –> M –> Y

Ada 3 hubungan yang harus diperoleh rujukannya yaitu :

1. Hubungan langsung X ke Y (X –> Y)

2. Hubungan langsung X ke M (X –> M)

3. Hubungan langsung M ke Y (M –> Y)

Jika tiga hubungan ini berhasil dikonfirmasi berdasarkan teori tertentu, atau penelitian sebelumnya, barulah bisa dikatakan bahwa variabel intervening tersebut dapat diuji

Kasus Real

Contoh Model Teorionline

Gambar di atas memperlihatkan sebuah model mediasi sederhana dimana kepuasan kerja (job satisfaction), komitmen (commitmen) dan intensi turnover (turnover intention) memiliki hubungan satu dengan yang lainnya. Dari manakah model ini berasal ?

Berdasarkan studi pustaka, diperoleh 4 paper yang menguji konsep yang sama, yaitu :

  • Aydogdu, Sinem; Asikgil, Baris. An Empirical Study of the Relationship Among Job Satisfaction, Organizational Commitment and Turnover Intention. International Review of Management and Marketing1.3 (2011): 43.
  • Reed, Sarah A; Kratchman, Stanley H; Strawser, Robert H. Job satisfaction, organizational commitment, and turnover intentions of United States accountants: The impact of locus of control and gender. Accounting, Auditing & Accountability Journal7.1 (1994): 31.
  • Tett, Robert P; Meyer, John P. Job satisfaction, organizational commitment, turnover intention, and turnover: Path analyses based on meta-analytical findings. Personnel Psychology46.2 (Summer 1993): 259.
  • ücel, Ilhami. Examining the Relationships among Job Satisfaction, Organizational Commitment, and Turnover Intention: An Empirical Study. International Journal of Business and Management7.20 (2012): 44-58.

Dari dasar 4 paper itulah, maka alasan penempatan komitmen sebagai intervening dapat dijelaskan..

Semoga membantu

Thanks

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted on May 7, 2015, in Jawaban Khusus and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: