Category Archives: Sample Instrument

Hasil Ujicoba Kuesioner Komitmen Organisasi (OC-9) Tahap 2

Hasil Ujicoba Kuesioner Komitmen Organisasi (OC-9) Tahap 2

Oleh : Hendryadi

Abstract

Purpose-Artikel ini ditujukan untuk menguji ulang struktur skala komitmen organisasional yang disusun berdasarkan 9 item pertanyaan yang terdiri dari komitmen afektif, kontinuan, dan normative yang diadaptasi dan disesuaikan dari Meyer and Allen (1997).

Methods: Data dikumpulkan melalui koesioner online online yang di isi oleh pengunjung teorionline.net di halaman http://teorionline.net/resources/survey-instrument/. Sebanyak 158 orang responden berpartisipasi, namun hanya 85 responden menjawab secara keseluruhan dari 9 item pernyataan yang diajukan. Responden terdiri dari 45 laki-laki dan 50 wanita. Berdasarkan pendidikan, sebanyak 28 orang berpendidikan SMA/sederajat, 39 orang berpendidikan Diploma/Sarjana, dan 18 orang berpendidikan Pascasarjana. Untuk menguji validitas digunakan Exploratory factor analysis (EFA) yang dilanjutkan dengan confirmatory factor analysis untuk menentukan construct validity dari skala komitmen organisasi V-9. Uji reliabilitas menggunakan konsistensi internal cronbach alpha.

Results and Conclusion: Melalui analisis faktor diketahui bahwa struktur yang tepat dari 9 item yang dipergunakan dalam kuesioner ini adalah dengan menempatkan 2 faktor yaitu afektif dan continuance. Masing-masing dimensi terdiri dari 3 item yang terbukti valid (loading factor > 0.70) dan konsistensi internal yang cukup baik pada dua faktor tersebut. Memperhatikan temuan ini,maka dapat direkomendasikan : (1) Pengukuran komitmen organisasional yang diukur dengan komitmen afektif dan continuance dengan masing-masing tiga item sudah dapat digunakan menggunakan skala ini; (2) Pengukuran tahap ke-2 ini dilakukan pada 85 responden, sehingga memiliki keterbatasan (terutama pada ukuran sampel minimal untuk analisis faktor yaitu sebesar 10 – 15 responden per variabel). Dengan demikian, diperlukan pengujian lebih lanjut.

 

Download via academia.edu

Hasil Ujicoba Kuesioner Kepuasan Kerja Tahap II

1337221510sfv0yp

 

 

 

Pada artikel sebelumnya, sudah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner kepuasan kerja yang dapat anda lihat disini. Tahap kedua ini selanjutnya akan diuji ulang dengan melibatkan lebih banyak responden.

Kuesioner bisa anda lihat disini

Pendahuluan

Kuesioner kepuasan kerja ini hanya terdiri dari 5 item pertanyaan meliputi : gaji, kesempatan karir, rekan kerja, pekerjaan itu sendiri, pengawasan. Pada tahap pertama terdahulu telah diuji 5 item yang menghasilkan Nilai KMO-MSA sebesar 0.869 menandakan bahwa analisis faktor dapat dilanjutkan karena nilai KMO sudah di atas 0.60. Korelasi anti image menghasilkan korelasi yang cukup tinggi untuk masing-masing item, yaitu 0.910 (Gaji), 0.850 (karir), 0.821 (rekan kerja), 0.835 (pekerjaan itu sendiri) dan 0.950 (pengawasan). Karena pengujian tahap pertama hanya melibatkan responden sebanyak 15 orang, maka pada tahap kedua ini akan dilakukan pengujian ulang kuesioner 5 item dengan jumlah responden sebanyak 65.

 

Artikel Lengkap lihat disini

pdf3

Download PDF

 

 

 

 

Atau via Scribd

 

Contoh Pengukuran Budaya Organisasi

Oleh : Hendry

Pengukuran budaya organisasi sudah sangat banyak dikembangkan oleh peneliti-peneliti bidang manajemen dan perilaku organisasi. Diantaranya :

Competing Values Framework Measures
Corporate Culture Questionnaire
Cultural Assessment Survey
Cultural Consensus Analysis
Denison Organizational Culture Scale (DOCS)
Global Leadership and Organisational Behaviour Effectiveness (GLOBE)
Hofstede’s Measure of Organisational Culture
Organisational Culture Index (OCI) [Wallach] US
Organizational Culture Inventory (OCI)
Organizational Culture Profile (OCP)
Organisational Culture Profile (O’Reilly)
dan lain sebagainya,..

Organizational Culture Index (OCI)

Disini saya hanya mencontohkan salah satu yaitu Organizational Culture Index
(OCI) yang dikembangkan oleh Wallach (1983) yang mengelompokkan budaya organisasi menjadi bureaucratic culture, innovative culture, dan supportive culture. OCI terdiri dari 24 item (8 item per dimensi)

  1. Risk taking.
  2. Collaborative.
  3. Hierarchical.
  4. Procedural.
  5. Relationships-oriented.
  6. Results-oriented.
  7. Creative.
  8. Encouraging.
  9. Sociable.
  10. Structured.
  11. Pressurized.
  12. Ordered.
  13. Stimulating.
  14. Regulated.
  15. Personal freedom.
  16. Equitable.
  17. Safe.
  18. Challenging.
  19. Enterprising.
  20. Established.
  21. Cautious.
  22. Trusting.
  23. Driving.
  24. Power-oriented.

Link contoh kuesionernya akan segera dibuat…

Thanks

 

Contoh Pengukuran Person-Organizational Fit (P-O Fit)

Oleh : Hendry

Person-Organizational Fit (P-O Fit) atau kecocokan individu-organisasi didefinisikan oleh Kristof (1996) sebagai “kompatibilitas antara orang dan organisasi yang terjadi ketika antara individu dan organisasi memiliki karakteristik mendasar yang sama”. Berasal dari premis utama bahwa berbagai jenis individu yang tertarik untuk berbagai jenis organisasi, kesesuaian individu -organisasi menekankan pentingnya kesesuaian antara karyawan dan proses kerja dan pentingnya menciptakan identitas organisasi melalui institusionalisasi nilai-nilai yang konsisten pada budaya organisasi (Werbel dan DeMarie, 2005 dalam Morley, 2007:111).

Untuk contoh kuesioner..bisa dilihat disini

Referensi :

Kristof, A.L. (1996) “Person-organization fit: an integrative review of its conceptualizations, measurement, and implications”, Personnel Psychology, Vol.49 pp1-49

Kristof-Brown, A.L., Jansen, K.J., Colbert, A.E. (2002) “A policy-capturing study of the simultaneous effects of fit with jobs, groups, and organizations”, Journal of Applied Psychology, Vol.87 No.5 pp985-93

Kristof-Brown, A.L., Zimmerman, R.D., Johnson, E.C. (2005) “Consequences of individuals’ fit at work: a meta-analysis of person-job, person-organization, person-group, and person-supervisor fit”, Personnel Psychology, Vol.58 pp281-342

Michael J. Morley, (2007) “Person-organization fit”, Journal of Managerial Psychology, Vol. 22 Iss: 2, pp.109 – 117

Contoh Pengukuran Locus of Control

Model Pengukuran Locus of control

Oleh : Hendry

Locus of Control atau lokus pengendalian yang merupakan kendali individu atas pekerjaan mereka dan kepercayaan mereka terhadap keberhasilan diri. Lokus pengendalian ini terbagi menjadi dua yaitu lokus pengendalian internal yang mencirikan seseorang memiliki keyakinan bahwa mereka bertanggung jawab atas perilaku kerja mereka di organisasi. Lokus pengendalian eksternal yang mencirikan individu yang mempercayai bahwa perilaku kerja dan keberhasilan tugas mereka lebih dikarenakan faktor di luar diri yaitu organisasi.

Locus Of Control adalah sebagai tingkat dimana individu yakin bahwa mereka adalah penentu nasib mereka sendiri. Internal adalah individu yang yakin bahwa mereka merupakan pemegang kendali atas apa-apa pun yang terjadi pada diri mereka, sedangkan eksternal adalah individu yang yakin bahwa apapun yang terjadi pada diri mereka dikendalikan oleh kekuatan luar seperti keberuntungan dan kesempatan.

Rotter (1975) menyatakan bahwa internal dan eksternal mewakili dua ujung kontinum, bukan bukan secara terpisah. Internal cenderung menyatakan bahwa sebuah peristiwa berada pada control mereka sendiri, sementara eksternal lebih cenderung menyalahkan factor luar yang mempengaruhi suatu kejadian yang menimpa mereka.

Berikut ini contoh kuesioner Locus of Control

*Contoh menggunakan fasilitas Google Doc

Contoh Pengukuran Komitmen Organisasi

Model Pengukuran Komitmen Organisasi

Oleh : Hendry

Komitmen organisasi diukur dengan mengadaptasi Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) yang dikembangkan oleh Meyer dan Allen (1997). Tiga dimensi komitmen terdiri dari Affective commitment, Continuance commitment dan normative commitment.

Kuesioner asli terdiri dari 18 item namun pada contoh yang saya berikan hanya berjumlah 9 item pernyataan yaitu masing-masing dimensi terdiri dari tiga item pernyataan.

Silahkan cek dan isi kuesioner tersebut di sini

*contoh menggunakan google document

Referensi :

Meyer, J.P., Allen, N.J. and Smith, C.A. (1993), “Commitment to organizations and occupations: extension and test of a three-component conception”, Journal of Applied Psychology, Vol. 78 No. 4, pp. 538-51.

Meyer, J.P., Stanley, D.J., Herscovitch, L. and Topolnytsky, L. (2002), “Affective, continuance, and normative commitment to the organization: a meta-analysis of antecedents, correlates, and consequences”, Journal of Vocational Behavior, Vol. 61 No. 1, pp. 20-52.

Survey Instrument

Harap Diperhatikan !!!!!

Semua kuesioner di page ini saya peroleh dari berbagai website.  Sebagian besar memiliki hak cipta. Anda bisa menggunakannya untuk kepentingan penelitian / pendidikan, namun jika untuk kepentingan bisnis, maka akan harus memperoleh ijin tertulis dari pembuatnya.

All questionnaires on this page, collected from some web sites. Many of them are copyrighted. You are welcome to use the instruments for your own research projects. However, you may not use any of them for any commercial purposes without written permission.

========================================================

Angket / Skala Stres Kerja (Work Stress)

Angket / Skala Motivasi Kerja

Skala Kepuasan kerja

Skala Komitmen

Skala OCB

Contoh Angket Motivasi Kerja

Harap Diperhatikan !!!!! 

Semua kuesioner di situs web ini saya peroleh dari berbagai website.  Sebagian besar memiliki hak cipta. Anda bisa menggunakannya untuk kepentingan penelitian / pendidikan, namun jika untuk kepentingan bisnis, maka akan harus memperoleh ijin tertulis dari pembuatnya.

All questionnaires on this page, collected from some web sites. Many of them are copyrighted. You are welcome to use the instruments for your own research projects. However, you may not use any of them for any commercial purposes without written permission

=======================================================

Process ………

Job Stress Scale

The Workplace Stress Scale™.

Copyright © The Marlin Company, North Haven, CT, and the American Institute of Stress, Yonkers, NY. –> Source : wed.siu.edu

Download : The Workplace Stress Scale

Holmes and Rahe Stress Scale. Link Wikipedia

The Job Stress Inventory: Technical Information

Rodney L. Lowman and the Organizational Consulting Center Staff

nbu.bg/webs/clubpsy/Materiali%20za%20kachvane/…/JSI_manual.pdf

JSI_manual

Job Stress Survey (JSS) from http://www.creativeorgdesign.com

Link : http://www.creativeorgdesign.com/tests_page.htm?id=122